• Sabtu, 13 Agustus 2022

Ilmuwan di Jepang Ciptakan Mamalia Berkantung Hasil Rekayasa Genetika Pertama

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 23:30 WIB
Ilmuwan di Jepang berhasil membiakkan Marsupials (mamalia berkantung) hasil rekayasa genetika. Foto: Twitter.com
Ilmuwan di Jepang berhasil membiakkan Marsupials (mamalia berkantung) hasil rekayasa genetika. Foto: Twitter.com

HARIAN MASSA — Ilmuwan di Jepang berhasil membiakkan Marsupials (mamalia berkantung) hasil rekayasa genetika dengan teknik penyuntingan gen CRISPR (Teknologi yang membantu para ilmuwan mengubah DNA hewan, tanaman, dan mikroorganisme).

Para peneliti di institut RIKEN Jepang melaporkan hasil tersebut belum pernah direplikasi pada marsupial, keluarga mamalia yang mencakup kanguru, oposum dan koala. Meskipun para ilmuwan telah mencobanya selama 25 tahun terakhir.

Baca Juga: Elon Musk Berbagi Persiapan Starship Untuk Diluncurkan ke Orbit Pertama Kali

“Ini adalah pencapaian yang saya pikir tidak akan terjadi dalam hidup saya,” kata John VandeBerg, ahli genetika di University of Texas Rio Grande Valley, dilansir The Independent, Sabtu (7/8/2021).

Penelitian baru dapat membantu para ilmuwan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang biologi marsupial yang unik. Seperti kantong yang membawa anak mereka, serta memberikan wawasan tentang kesehatan manusia. Dari penelitian tersebut, opossum dapat terkena penyakit manusia seperti melanoma dan memiliki lebih banyak jenis sel kekebalan daripada manusia.

Baca Juga: 6 game PS4 terbaik: Dari God of War hingga Resident Evil

Meski mencapai hasil itu tidak mudah. Para peneliti mengalami kesulitan memasukkan CRISPR ke dalam sel hewan oposum tanpa merusak embrio, dan menyinkronkan waktu prosedur yang tepat. Akhirnya, mereka pun menemukan pencahayaan di laboratorium mereka untuk mendorong jadwal pembiakan yang optimal, dan menggunakan alat yang disebut bor piezoelektrik, untuk menembus membran sel.

Dalam hal ini, para ilmuwan dapat membuktikan eksperimen mereka berhasil ketika mereka menghilangkan gen yang mengkode produksi pigmen, dan membiakkan hewan opossum albino.

Editor: Rabbani

Sumber: The Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Sejarah Kesucian Kain Hitam Penutup Kabah

Jumat, 29 Juli 2022 | 21:06 WIB

Piramida dan Istana Suku Maya Ditemukan di Meksiko

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:48 WIB

Semarak Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:36 WIB

 China Denda Influencer Terkenal di Medsos

Jumat, 17 Juni 2022 | 19:47 WIB

Trik WhatsApp Terlihat Offline Tanpa Mematikan

Minggu, 27 Maret 2022 | 08:29 WIB

Youtube Akan Sembunyikan Jumlah Dislike

Kamis, 11 November 2021 | 11:16 WIB
X