• Jumat, 7 Oktober 2022

Piramida dan Istana Suku Maya Ditemukan di Meksiko

- Minggu, 19 Juni 2022 | 21:48 WIB
Arkeolog INAH juga menemukan beberapa alat yang digunakan untuk membangun kota, artefak seperti pot keramik dan makam kuno. (HM)
Arkeolog INAH juga menemukan beberapa alat yang digunakan untuk membangun kota, artefak seperti pot keramik dan makam kuno. (HM)


HARIAN MASSA - Reruntuhan kota peradaban Maya kuno yang dipenuhi dengan istana, piramida, dan alun-alun ditemukan di lokasi konstruksi dekat Merida di Semenanjung Yucatan, Meksiko.

Seperti dilansir dari Daily Mail, kota ini dikenal sebagai Xiol yang berarti 'Roh Manusia' dalam bahasa Maya.

Kota pra-Kolombia diyakini telah menjadi rumah bagi sekitar 4.000 orang antara tahun 600 dan 900 M.

Menurut para arkeolog, kota ini memiliki beberapa ciri gaya arsitektur Maya Puuc, yang biasa ditemukan di selatan Semenanjung Yucatan tetapi jarang di dekat Merida.

Tim arkeolog juga menemukan kuburan orang dewasa dan anak-anak di dekatnya, yang ditanami dengan obsidian dan alat batu api, pemujaan, dan barang-barang lainnya.

“Orang-orang dari kelas sosial yang berbeda seperti pendeta, penulis tinggal di istana besar ini.

"Bahkan, ada orang yang tinggal di beberapa bangunan kecil," kata arkeolog Carloz Peraza, yang memimpin penggalian kota.

Kota ini berasal dari periode Klasik Akhir, periode dalam sejarah Maya ketika negara-kota terlibat dalam jaringan aliansi dan permusuhan yang kompleks.

Para arkeolog telah mengetahui keberadaan Xiol sejak 1980-an tetapi pekerjaan penggalian baru dimulai pada 2018 dan bangunan pertama ditemukan enam bulan lalu.

Sekelompok arkeolog dari Instituto Nacional de Antropología e Historia (INAH) mempresentasikan temuan pekerjaan penggalian mereka kepada dunia.

Sejauh ini, tim telah berhasil melacak dan menemukan 12 bangunan termasuk istana, rumah, bengkel, makam, dan alun-alun luas yang terdiri dari platform dan piramida kecil yang mungkin digunakan untuk keperluan upacara.

Mereka juga menemukan cenote sedalam 4,87 meter, sumur alami yang terbentuk dari runtuhnya kerak batu kapur yang melapisinya.

Setidaknya lima bangunan dibangun dengan gaya arsitektur Puuc, yang terkenal penggunaannya di situs bersejarah seperti Chichén Itzá dan Uxmal sekaligus menunjukkan Xiol dibangun pada waktu yang sama.

Arkeolog INAH juga menemukan beberapa alat yang digunakan untuk membangun kota, artefak seperti pot keramik dan makam kuno.

Editor: Jonhri Janen

Tags

Terkini

DopeWarZ Meluncurkan Bot Discord Baru, The Bozz!

Senin, 29 Agustus 2022 | 22:22 WIB

Inilah Sejarah Kesucian Kain Hitam Penutup Kabah

Jumat, 29 Juli 2022 | 21:06 WIB

Piramida dan Istana Suku Maya Ditemukan di Meksiko

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:48 WIB

Semarak Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:36 WIB

 China Denda Influencer Terkenal di Medsos

Jumat, 17 Juni 2022 | 19:47 WIB

Trik WhatsApp Terlihat Offline Tanpa Mematikan

Minggu, 27 Maret 2022 | 08:29 WIB

Youtube Akan Sembunyikan Jumlah Dislike

Kamis, 11 November 2021 | 11:16 WIB
X