• Sabtu, 25 Juni 2022

Gunakan Bahan Keramik Organik, VTC Tawarkan Kampas Rem Ramah Lingkungan

- Selasa, 29 Maret 2022 | 08:20 WIB
Direktur PT Mega Elig Indonesia, Tri Satria Budi. Foto: Istimewa
Direktur PT Mega Elig Indonesia, Tri Satria Budi. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Penyumbang polusi udara terbesar di Indonesia, ternyata banyak berasal dari kendaraan bermotor. Tidak heran, karena banyak bahan baku yang digunakan tidak ramah lingkungan.

Seperti kampas rem misalnya. Banyak perusahaan pabrikan memakai bahan campuran asbestos, untuk mengejar harga jual yang rendah. 

Padahal, penggunaan kampas rem berbahan campuran asbestos berpotensi menimbulkan sejumlah penyakit kronis, pada paru-paru seperti mesothelioma, asbestosis dan kanker paru-paru.

Baca juga: 10 Tanda Ban Mobil Anda Minta Diganti Baru, Kenali Ciri dan Tandanya

Tetapi ada lho, kapas rem yang sama sekali tidak menggunakan jenis campuran asbestos. Seperti yang dikeluarkan oleh VTC misalnya.

"Kampas rem Elig dan VTC tidak menggunakan bahan asbes. Agar lebih ramah lingkungan, kami menggunakan bahan keramik organik," kata Direktur PT Mega Elig Indonesia, Tri Satria Budi, Senin (28/3/2022). 

Kampas rem VTC. Foto: Istimewa

Dijelaskan dia, yang membuat bahan campuran asbestosis berbahaya, saat dilakukan pengereman, serat mikro-nya terhirup pengguna jalan.

Baca juga: Awas Arsitek Abal-abal, 5 Tips Membangun Rumah Tinggal Kerja Borongan

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piramida dan Istana Suku Maya Ditemukan di Meksiko

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:48 WIB

Semarak Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:36 WIB

 China Denda Influencer Terkenal di Medsos

Jumat, 17 Juni 2022 | 19:47 WIB

Trik WhatsApp Terlihat Offline Tanpa Mematikan

Minggu, 27 Maret 2022 | 08:29 WIB

Youtube Akan Sembunyikan Jumlah Dislike

Kamis, 11 November 2021 | 11:16 WIB
X