• Rabu, 10 Agustus 2022

NASA Berhasil Kumpulkan Sampel Batuan Mars

- Sabtu, 4 September 2021 | 05:04 WIB
Dataran planet Mars. (Foto : tangkapan layar Dok. News.sky.com)
Dataran planet Mars. (Foto : tangkapan layar Dok. News.sky.com)

HARIAN MASSA - Penjelajah NASA telah berhasil dalam upaya mengumpulkan sampel batuan dari Mars sebagai bagian dari pencarian tanda kehidupan purba di planet ini.

Badan antariksa mengumumkan bahwa gambar awal menunjukkan sampel utuh di dalam tabung. NASA mengatakan bahwa gambar lain dengan pencahayaan yang lebih baik akan diambil untuk mengKonfirmasi bahwa sampel telah diambil sebelum diproses.

Baca Juga: Kasus Terus Melonjak, Israel Jadi Ibukota Covid Dunia

"itu adalah pencapaian yang fenomenal," kata Manajer proyek di Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan, Jennifer Trosper, seperti dilansir Sky News pada Sabtu (4/9/2021).

ia melanjutkan bahwa pihaknya telah menemukan lokasi, dan memilih serta membuat inti batu yang layak dan bernilai ilmiah. "Kami melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami akan mengatasi masalah kecil ini dengan kondisi pencahayaan di gambar dan tetap didorong bahwa ada sampel di tabung ini," katanya.

Selama misi, sekitar setengah kilogram sampel batuan dan tanah dimaksudkan untuk disimpan dalam tabung titanium besar yang akan ditinggalkan penjelajah di planet ini untuk dikumpulkan. Titik pendaratan di kawah Jezero adalah untuk mengebor jauh ke dalam sedimen tempat sungai purba pernah mengalir untuk memeriksa sisa-sisa kehidupan mikroba.

Baca Juga: Kapal Kargo Tanpa Emisi Pertama di Dunia Akan Diluncurkan

Sampel batuan dan tanah Mars yang dipilih tidak akan segera dianalisis, tetapi akan disimpan dan dikumpulkan oleh rover lain dalam waktu kira-kira satu dekade. NASA dan Badan Antariksa Eropa sedang merencanakan kampanye pengembalian sampel Mars, di mana sampel ini dapat diperiksa dengan instrumen yang terlalu besar dan rumit untuk dikirim ke Mars.

"Peta terperinci akan diberikan untuk misi masa depan yang mungkin pergi ke Mars dan mengambil sampel ini untuk dipelajari oleh para ilmuwan," kata NASA saat itu.

Editor: Rabbani

Sumber: Sky News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Sejarah Kesucian Kain Hitam Penutup Kabah

Jumat, 29 Juli 2022 | 21:06 WIB

Piramida dan Istana Suku Maya Ditemukan di Meksiko

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:48 WIB

Semarak Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:36 WIB

 China Denda Influencer Terkenal di Medsos

Jumat, 17 Juni 2022 | 19:47 WIB

Trik WhatsApp Terlihat Offline Tanpa Mematikan

Minggu, 27 Maret 2022 | 08:29 WIB

Youtube Akan Sembunyikan Jumlah Dislike

Kamis, 11 November 2021 | 11:16 WIB
X