• Kamis, 18 Agustus 2022

Akui Hukum dan Hutan Adat, 30% Hutan Indonesia akan Dikelola Masyarakat

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:03 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Foto: Twitter
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Foto: Twitter

HARIAN MASSA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar mengatakan, Pemerintah terus berusaha mengakui keberadaan masyarakat hukum adat dan kawasan hutan adatnya.

Saat ini, peta hutan adat dan wilayah indikatif hutan adat yang sudah ditetapkan mencakup luas ± 1.090.755. Hingga Juli 2021, hutan adat sebagai bagian dari Perhutanan Sosial, telah ditetapkan sebanyak 59.442 Ha dengan jumlah SK sebanyak 80 unit, mencakup 42.038 Kepala Keluarga (KK).

"KLHK sedang terus fasilitasi masyarakat adat bersama Pemerintah Daerah, sesuai UU Cipta Kerja terkait percepatan hutan adat. Kita sedang kerja keras, termasuk masyarakat adat Danau Toba," katanya, dikutip Harian Massa dari Siti Nurbaya Bakar @SitiNurbayaLHK, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Hadiah HUT RI, Anies Baswedan Resmikan Pembangunan Tahap 1 Kampung Susun Akuarium

Selanjutnya, hingga Juli 2021 telah ada 4.720.474,89 hektare izin perhutanan sosial yang diberikan kepada masyarakat, dengan penerima manfaat 1.029.223 kepala keluarga, melalui 7.212 unit SK.

"Program Perhutanan Sosial jadi corrective action keberpihakan pemerintah pada masyarakat, dari semula hanya sekitar 400 ribu ha atau 4% saja sebelum 2015, jadi nantinya 12,7 juta ha atau sepertiga (30%) dari total kawasan hutan Indonesia untuk dikelola oleh masyarakat setempat," sambungnya.

Baca juga: 46 CPMI Nonprosedural dan Tanpa Dokumen Terjaring Razia di Hotel Isolasi Batam

Dijelaskan dia, melalui UU Cipta Kerja, dalam pengelolaan hutan masyarakat harus dilibatkan secara aktif, tidak boleh ada lagi petani kecil asal ditangkap atau dikejar-kejar, justru mereka harus dirangkul dan diberi akses mengelola kawasan dalam bentuk Perhutanan Sosial.

"Inilah bentuk koreksi kebijakan di masa lalu yang dampaknya masih kita rasakan sekarang, dan sedang dibenahi satu persatu. Jelas tantangannya tidak mudah, tapi pemerintah tegas akan berpihak kepada kepentingan rakyat," tukasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Terkini

X