• Rabu, 7 Desember 2022

Sadis, Pemuda Dianiaya Polisi dan Dipaksa Meminta Maaf pada Anjing Pelacak

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Ongen. Foto: Istimewa
Ongen. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Seorang pemuda asal Halmahera Utara menjadi korban penyiksaan aparat kepolisian, karena status WhatsApp

Parahnya lagi, pria bernama Yolius (22) alias Ongen itu dipaksa meminta maaf kepada anjing pelacak petugas kepolisian. 

Seperti dilansir dari Twitter KontraS @KontraS. Dikatakan, kasus itu telah dilaporkan kepada KonstraS. 

Baca juga: Viral, Aksi Suporter Hentikan Polisi Agar Tidak Tembak Gas Air Mata ke Tribun Malah Dipentung

"KontraS menerima pengaduan dugaan tindak penyiksaan oleh anggota Polres Halmahera Utara," cuitnya, dikutip Kamis (6/10/2022).

Peristiwa bermula dari status WhatsApp. Ongen mengunggah status WhatsApp yang mengkritisi kinerja aparat kepolisian. 

"Ongen (18/9/2022) membuat unggahan di WhatsApp-nya, bentuk ekspresi atas pandangannya terhadap kepolisian," sambungnya. 

Baca juga: Minta Maaf ke Keluarga Korban, Ini Tampang Anggota TNI yang Tendang Aremania di Stadion Kanjuruhan

Tetapi tidak disangka, ternyata unggahan status WhatsApp itu diduga ada yang melaporkannya kepada pihak kepolisian.  

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X