• Jumat, 7 Oktober 2022

Korban Persetubuhan Calon Pendeta di Alor Bertambah Menjadi 14 Orang

- Sabtu, 17 September 2022 | 18:08 WIB
Ilustrasi kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan. Foto: Ilustrasi/Pixabay
Ilustrasi kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan. Foto: Ilustrasi/Pixabay

HARIAN MASSA - Kasus persetubuhan oknum calon pendeta di Alor, NTT, bertambah dari yang awalnya 9 orang mencapai 14 orang.

Para korban, selain anak di bawah umur juga banyak yang masuk kategori dewasa.

Kapolres Alor, AKBP Ari Satmoko mengatakan, jumlah korban pemerkosaan calon pendeta di Alor, terus bertambah.

Baca juga: Menyedihkan, Pencipta Lagu Apuse Tete Mandosir Sarumi Selama Ini Hanya Ditulis Inisial NN

"Korban persetubuhan SAS (35) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, kini korbannya menjadi 14 orang. Yang baru melapor Senin kemarin," katanya, kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

Dijelaskan dia, modus pelaku menyetubuhi korban bervariasi. Mulai dari merayu dengan cara halus, hingga mengancam akan menyebarkan video mesum atau video porno korban.

"Selain melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, pelaku juga dikenakan Undang-undang ITE, yang mana pelaku mengirimkan gambar porno terhadap para korban," sambungnya.

Baca juga: Heboh, Pria Ini Bunuh Kucing Hamil Lalu Digoreng untuk Dijadikan Menu Sarapan Pagi

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 5 junto Pasal 76 Huruf D Undang-undang No 17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua ayas UU No 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X