• Kamis, 18 Agustus 2022

Angka Stunting di Kota Tangerang 15,3 Persen, Bappeda: Angkanya Dibawah Provinsi

- Jumat, 29 Juli 2022 | 12:29 WIB
Kepala Bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia (PPM), Bappeda Provinsi Banten, Ahmad Rohili. (Foto: Harianmassa.)
Kepala Bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia (PPM), Bappeda Provinsi Banten, Ahmad Rohili. (Foto: Harianmassa.)

HARIANMASSA - Angka Stunting di Kota Tangerang yang mencapai angka 15,3 persen mendapat perhatian dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Jumat 29 Juli 2022.

Informasi yang dihimpun, stunting merupakan kondisi dimana pertumbuhan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur saat ini. Kondisi ini dipicu dengan kurangnya nutrisi saat hamil, bayi dan saat masih kanak.

Sedangkan gizi buruk merupakan jenis kondisi, dimana kekurangan baik dari segi protein, kalori serta vitamin dan mineral.

Baca Juga: Malam 1 Suro 5 Ekor Kerbau Bule Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Akan Dikirab

Ahmad Rohili, Kepala Bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia (PPM), Bappeda, Provinsi Banten mengungkapkan berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan Kementerian Kesehatan, angka stunting Kota Tangerang berada diangka 15,3 persen. Ini merupakan data agregat dari sampel yang diambil melalui SSGI.

Sedangkan berdasarkan Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) angka stunting Kota Tangerang diangka 8,03 persen yang sudah turun dari 9,65 persen pada 2020 lalu. Ini merupakan data by name by address yang dilakukan Puskesmas melalui pelayanan Posyandu diseluruh daerah.

Baca Juga: Rentetan Pembunuhan Berencana Kopda Muslimin yang Gagal, Mulai Diracun, Disantet hingga Ditembak

"Kami apresiasi Kota Tangerang, dengan angka stunting 15,3 persen, pasalnya ini dibawah angka Provinsi bahkan Nasional. Namun, baik data SSGI dan E-PPGBM tetap menjadi acuan kota kabupaten untuk terus menekan angka stunting," papar Ahmad Rohili, saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Berencana Kopda Muslimin, dari Sewa Pembunuh Bayaran hingga Ditemukan Tewas Minum Racun

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X