• Jumat, 19 Agustus 2022

Santri Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin Tangerang Dianiaya Pria Mabuk

- Jumat, 22 Juli 2022 | 22:44 WIB
Pelaku penganiayaan santri dibekuk. Foto: Istimewa
Pelaku penganiayaan santri dibekuk. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Seorang pemuda berinisial MF (23), ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap santri Pesantren Qurrotu Nafsin Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, MF melakukan penganiayaan kepada santri, di  Desa Renged, Kecamatan Kresek.

"Pelaku asal Mamuju, Sulawesi Barat yang tinggal di Desa Renged, Kresek, Kabupaten Tangerang," katanya, Jumat (22/7/2022).

Awalnya, kata Romdhon, sekitar jam 11 malam, korban SA (15), seorang santri, sedang bertugas jaga malam di ponpes itu.

"Tiba-tiba tersangka datang dalam keadaan mabuk, dan langsung melakukan pemukulan. Korban yang masih di bawah umur tidak bisa melakukan perlawanan," ungkapnya.

Kemudian, salah satu pengurus ponpes KRM (43) datang untuk membantu korban.

"Namun tersangka berhasil melepaskan diri dari pegangan KRM. Dan tersangka kemudian memukuli KRM hingga lebam di bibir. Korban penganiayaan 2 orang, yakni SA yang masih di bawah umur dan KRM," paparnya.

Usai melakukan penganiayaan, tersangka pergi. Sedangkan korban, langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kresek.

"Mendapatkan laporan, petugas langsung melakukan pengejaran. Esok harinya, atau Kamis 21 Juli, tersangka diringkus di lokasi yang tidak jauh dari ponpes itu," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X