• Senin, 8 Agustus 2022

Membelot dari TNI Gabung dengan KKB, Prada Yotam Bugiangge Tembaki Warga Sipil di Nduga Papua

- Kamis, 21 Juli 2022 | 22:17 WIB
Evakuasi mayat korban pembantaian KKB di Papua. Foto: Istimewa
Evakuasi mayat korban pembantaian KKB di Papua. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Mantan anggota TNI AD dari Batalion Infantri 756/MWS, Prajurit Dua (Prada) Yotam Bugiangge, bergabung dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Yang mengejutkan, Prada Yotam Bugiangge bahkan ikut menembaki warga sipil di Kampung Nogoloid, Kabupaten Nduga, Papua.

Hal ini dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Faizal Rahmadani.  

Baca juga: Bocor Sobolim Akui Bertanggungjawab atas Pemenggalan Penambang Emas di Pegunungan Bintang

"Benar ada laporan bekas prajurit TNI ikut bergabung KKB menyerang warga sipil, hingga menewaskan 10 orang di Nogoloid, pada Sabtu 16 Juli," katanya, Kamis (21/7/2022).

Sebelum membelot dari kesatuan, Prada Bugiangge bertugas di Kompi Senapan C di Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Dia kabur saat tugas jaga, pada 17 Desember 2021.

Saat kabur, Prada Bugiangge membawa senjata organik TNI, SS1 V1 kaliber 5,56 mm buatan PT Pindad (Persero).

Baca juga: Usai Membunuh 11 Warga Sipil di Nduga Papua, KKB Penggal Penambang di Pegunungan Bintang

"Dari olah TKP yang dilakukan, serta sejumlah keterangan saksi, terungkap bahwa Kogoya dan Bugiangge merupakan otak dari penyerangan di Kampung Nogoloid," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X