• Sabtu, 25 Juni 2022

Kisah Holil, Pengayuh Becak yang Menabung Seumur Hidup agar Bisa Berangkat Haji

- Kamis, 16 Juni 2022 | 16:31 WIB
Ilustrasi jamaah haji. Foto: Istimewa
Ilustrasi jamaah haji. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Holili Addrae Sae (60) tidak pernah menyangka, keinginannya bersama istri Busideh, untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, ibadah haji akhirnya bisa terlaksana. 

Holil bekerja sebagai pengayuh becak yang penghasilannya sangat tidak menentu.

Namun, tidak ada yang mustahil jika Allah SWT sudah berkehendak. Hasil usaha menarik becak, lalu dia kumpulan sedikit demi sedikit untuk mewujudkan impian menunaikan haji.

Baca juga: Zulkifli Hasan Resmi Jabat Menteri Perdagangan, Janji Turunkan Harga Minyak Goreng

Setelah uang terkumpul, sayang sang istri telah meninggal dunia. Pergi haji akhirnya dia lakoni seorang diri, tanpa ditemani istrinya.

"Terus terang kami bekerja keras memeras keringat. Saya mengayuh becak setiap hari, tapi almarhum istri saya yang begitu telaten menyisihkan sedikit demi sedikit uang sisa dari kebutuhan hidup sehari-hari," kata Holil, kepada wartawan, Kamis (16/6/2022).

Warga Jalan Permata, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, akhirnya mendaftar pada tahun 2011 lalu.

Baca juga: Sempat Berhenti akibat COVID-19, Skytrain Bandara Soetta Kembali Beroperasi

"Penghasilan membecak per hari hanya Rp30-50 ribu. Itupun tidak menentu. Selain itu, saya juga bekerja sebagai kuli ikan dengan penghasilan yang tak seberapa," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X