• Kamis, 18 Agustus 2022

Muncul Patok di Lahan Petani Kalibaru: Warga Cuek, Pejabat di Pakuhaji Beberkan Ini!

- Selasa, 14 Juni 2022 | 22:39 WIB
Patok-patok bermunculan di lahan warga Pakuhaji. (Foto: Harian Massa.)
Patok-patok bermunculan di lahan warga Pakuhaji. (Foto: Harian Massa.)

Dengan adanya patok-patok itu pun aktivitas Inang sebagai petani tidak pernah terganggu, meski dengan adanya proyek di sekitaran sawah yang digarapnya.

"Pokoknya gak keganggu walau ada patok-patok disawah, karena memang sadar udah bukan punya saya. Masih untung dibolehin garap sawah sampai sekarang," ungkapnya.

Baca Juga: Ngaku Sebagai Nabi Pria Asal Probolinggo Ditangkap Polisi

Sementara, Kepala Desa Kalibaru, Sueb kepada wartawan menjelaskan terkait patok-patok di lahan warga. Menurut Sueb, patok-patok yang ada di sawah tersebut merupakan bentuk tanda atau batas untuk lahan wacana pembangunan tol dan pengembang.

"Kalau patok sawah itu kan sebagai tanda untuk tol dan proyek pengembang. Gak ada masalahnya untuk petani yang garap. Dimana-mana juga ada banyak sawah yang di patok kok, bukan disini (pantura) aja," ujar Sueb.

Baca Juga: Modus Bisa Lipat Gandakan Uang dan Emas Dukun Abal-abal Ditangkap Polisi

Dengan begitu Sueb pun membeberkan terkait lahan sawah atau empang yang ada di wilayahnya. Kata Sueb, sebagian besar lahan di desanya sudah bukan milik warga asli setempat, lantaran tanah tersebut sudah dijual ke orang lain atau sudah berstatus milik perusahaan.

"Setau saya dari sebelum jadi kepala desa sampai jadi kepala desa sekarang kebanyakan tanah disini sudah bukan milik warga asli disini, kalau ada paling ukurannya sedikit. Selebihnya sudah dijual jadi milik orang luar dan perusahaan," paparnya.

Baca Juga: Konsultasi Hukum: Tips Melayangkan Somasi Pribadi dan Perusahaan

Terkait hembusan rumor patok-patok lahan dilakukan mafia tanah, Subeb membantah dengan tegas tuduhan dari sumber orang yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X