• Rabu, 29 Juni 2022

Tenaga Honorer Tangsel Terancam Dihapuskan, Ini Alasannya!

- Jumat, 3 Juni 2022 | 22:40 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (Foto: Harian Massa.)
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA - Tenaga honorer di Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terancam dihapuskan. Kabarnya, rencana penghapusan tersebut tengah dikonsultasikan Pemkot Tangsel ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie kepada sejumlah awak media menjelaskan, pihaknya kini tengah mengutus Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) untuk konsultasi.

Benyamin menyebut, kini ada sekitar 5000 hingga 7000 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Jum'at 3 Juni 2022.

Baca Juga: Lepas 320 Atlet, Benyamin Davnie Targetkan Juara Umum di Popda Banten 2022

"Sekitar 5000 hingga 7000 tenaga honorer, saya sudah tugaskan Kepala BPKSDM untuk konsultasikan dulu ke Kementrian Pan RB sama ke KASN untuk seperti apa detailnya. Itu dulu, kurang lebih ada 5000-7000 tenaga honorer," terang Benyamin Davnie.

"Yang pasti itu konsepnya adalah mereka bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui sejumlah rangkaian prosedur," tuturnya.

Baca Juga: Ijazah Siswa Sempat Tertahan Sekolah, Endingnya SMKN 2 Tangsel Kembalikan Ijazah

Informasi yang berhasil dihimpun, rencana penghapusan tenaga honorer itu menyusul Kemenpan-RB mengeluarkan surat edaran terkait status kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada akhir Mei 2022.

Dalam Surat Edaran bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 tersebut berisi perihal status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dalam SE tersebut salah satu poinnya terdapat adanya larangan pengangkatan pegawai di luar status PNS dan PPPK.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X