• Sabtu, 25 Juni 2022

Klaim Gegara Buku Perpustakaan Belum Dikembalikan, SMKN 2 Tangsel Tega Tahan Ijazah Siswa

- Jumat, 27 Mei 2022 | 22:04 WIB
Ilustrasi. (Foto: Harian Massa.)
Ilustrasi. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA - LS salah satu orang tua mantan siswa SMKN 2 Tangerang Selatan (Tangsel) menyesalkan perbuatan pihak sekolah. Pasalnya, sejak lulus pada tahun 2020 lalu, ijazah anaknya tak kunjung diberikan.

Gegara ijazah tak bisa diambil, anak LS hanya bisa terkatung-katung meratapi nasibnya. Padahal, ijazah tersebut berencana akan digunakan untuk melamar pekerjaan guna membantu ekonomi keluarga.

Ketika berbincang dengan sejumlah wartawan, LS mengaku sudah melakukan upaya mengambil ijazah anaknya. Namun hal tersebut kandas lantaran kebijakan sekolah.

Baca Juga: Tak Ingin PPDB 2022 Diciderai, Ombudsman Banten Minta Pemda Lakukan Pemerataan Kualitas Pendidikan

"Ternyata anak saya bukunya kurang 4, terus kata guru perpustakaan ini ijazah nggak bisa diambil karena bukunya harus kumpul dulu," terang LS saat berbincang dengan wartawan, Jum'at 27 Mei 2022.

"Baru sekali saya kesana, seminggu lalu. Ya sampai sekarang anak saya nggak bisa cari kerja buat bantuin bapaknya, bapaknya kerja jadi kuli harian. Kalau mau ngelamar-ngelamar pasti ditanyainnya kan ijazah," tuturnya.

Baca Juga: Jaga Integritas PPDB 2022, Ini Pesan Ombudsman Banten

Terpisah, Wakil Kepala SMKN 2 Tangerang Selatan, Bidang Kurikulum, Santoso menjelaskan terkait penahanan ijazah. Menurutnya, ada sekitar 300 ijazah yang masih menumpuk sejak 2012.

Dengan begitu, Santoso membenarkan adanya siswa yang belum dapat mengambil ijazah lantaran adanya tanggung jawab yang belum diselesaikan.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X