• Sabtu, 25 Juni 2022

Dugaan Korupsi Samsat Kelapa Dua Tangerang, Pengamat Desak Kejati Banten Periksa Kepala Bapenda

- Jumat, 29 April 2022 | 21:29 WIB
Pengamat Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, Gufroni. Foto: Istimewa
Pengamat Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, Gufroni. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Pengamat Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, Gufroni mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten segera memeriksa Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Opar Sohari.

Hal ini menyusul dugaan terjadinya korupsi penggelapan pajak kendaraan bermotor di Samsat Kelapa Dua Tangerang.

"Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui sejauh mana peran kepala dinas sebagai pimpinan tertinggi dalam mengawasi kinerja bawahannya," ungkapnya, kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Mahfud MD dan Para Pemakan Bangkai, Suatu Kritik

Gufroni menekankan, Kejati Banten harus menuntaskan kasus korupsi tersebut, karena kemungkinan ada pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

"Saya menilai korupsi seperti ini sifatnya sistemik, jadi Kejati Banten jangan hanya mengungkap hanya di tingkat operator saja, namun juga sampai ke aktor-aktor lainnya," tegasnya.

Menurut Gufroni, Kepala Bapenda Provinsi Banten perlu diperiksa karena pelayanan di Samsat Kelapa Dua sudah menggunakan sistem online, sehingga semestinya praktik korupsi sudah dapat diminimalisir.

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Tertangkap OTT KPK, Ini Sepak Terjangnya

"Jadi kalau sudah menggunakan sistem online masih juga terjadi korupsi, patut diduga ada pembiaran atau kelalaian dari Kepala Bapenda," terangnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X