• Sabtu, 25 Juni 2022

Dorong Buat Aturan Larangan Menjual Rokok Ketengan, Komunitas Kretek Nilai BPOM Salahi Aturan

- Senin, 18 April 2022 | 14:25 WIB
Ilustrasi rokok ketengan. (Foto: Pikiran-Rakyat.com)
Ilustrasi rokok ketengan. (Foto: Pikiran-Rakyat.com)

HARIAN MASSA - Komunitas Kretek menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyalahi aturan. Hal itu menyusul adanya BPOM mendorong aturan terkait larangan menjual rokok ketengan, Senin 18 April 2022.

Dalam hal itu, Komunitas Kretek beranggapan bahwa sikap BPOM dalam mendorong dibuatnya aturan tentang larangan menjual rokok secara ketengan telah menyalahi regulasi yang berlaku.

Ketua Komunitas Kretek, Jibal Windiaz dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Massa menegaskan, dalam konteks ini BPOM bertindak di luar kewenangan yang diatur PP 109/2012.

Baca Juga: Truk Kontainer Berisi Muatan Barang Paketan Terbakar

Menurut Jibal, rokok sebagai produk legal. Hal tersebut, kata dia, telah diatur secara ketat melalui regulasi PP 109/2012. Regulasi tersebut sudah memadai dalam mengatur tata niaga produk tembakau.

"Sejatinya kewenangan BPOM mencakup uji kelayakan produk, kandungan nikotin dan tar, pengawasan atas pencantuman informasi produk dan peringatan kesehatan," jelas Jibal Windiaz melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Kumpulan Foto Kocak Netizen: Mudik Lebaran 2022, Cek Isi Tulisan Pemudik Bikin Hati Tersentuh

Meski demikian, Ketua Komunitas Kretek itu menegaskan, bahwa dalam penjualan rokok ketengan tersebut BPOM tidak bisa mencampuri urusan penjualan rokok. Pasalnya, menurutnya, penjual rokok secara ketengan hanya perkara teknis dagang.

Rokok adalah produk yang peredarannya telah diatur dan dijamin UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dijelaskan pada Pasal 29 ayat 1 dan 2. Berdasar jaminan hukum tersebut, menjual rokok secara eceran bukan teknis dagang yang ilegal.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X