• Kamis, 30 Juni 2022

Amien Rais Ingin Duet Jokowi Luhut Berakhir Oktober 2024, Ini Alasannya!

- Sabtu, 2 April 2022 | 15:50 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Foto: Tangkapan layar amienraisoffisial.)
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Foto: Tangkapan layar amienraisoffisial.)

HARIAN MASSA - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais memberikan pandangannya terkait duet Joko Widodo (Jokowi) dengan Luhut Binsar Panjaitan (Luhut). Dalam pandangannya itu, Amien Rais menolak duet Jokowi-Luhut, Sabtu 2 April 2022.

Menurut Amien Rais, duet Jokowi-Luhut tersebut harus berakhir pada Oktober 2024. Oleh karena itu, Amien Rais menyebut Jokowi-Luhut tidak boleh lagi tampil meski dilakukan dengan berbagai cara.

"Duet Jokowi-Luhut yang selama ini menjadi simbol dan substansi rezim yang berkuasa sekarang ini, itu sesungguhnya jangan lupa harus berakhir pada Oktober 2024," jelas Amien Rais seperti dikutip Harian Massa melalui rekaman video dari akun Instagram amienraisofficial, Sabtu 2 April 2022.

Baca Juga: Jalur Menuju Wisata Guci Makan Korban: Kecelakaan Motor VS Travel 2 Orang Tewas Dilokasi

"Jadi setelah itu tidak boleh lagi dua oknum ini lantas menggerakkan berbagai macam cara tekad ala Orde Baru dulu. Kita masih terngiang-ngiang rakyat kita kadang-kadang dibodohi tapi juga ditekan, diancam. Untuk meng-goal-kan tujuan sebuah politik yang termasuk political crime," katanya.

Baca Juga: Posisi Hilal Awal Ramadhan Terlalu Rendah, Awal Puasa Jatuh 3 April

Meski begitu, Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut menganggap ambisi Jokowi-Luhut menciptakan rezim paranoid. Hal itu disampaikan Amien Rais dengan beberapa ciri seperti memunculkan rasa tidak aman.

"Jokowi-Luhut sekarang ini ambisi kekuasannya itu menjadi rezim paranoid. Dimana cirinya adalah merasa tidak pernah secure, tidak pernah aman," ujar Amien Rais.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Ditangkap Polisi Gegara Perkosa LC

Halaman:

Editor: Don Oslo

Sumber: amienraisofficial

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X