• Kamis, 30 Juni 2022

Posisi Hilal Awal Ramadhan Terlalu Rendah, Awal Puasa Jatuh 3 April

- Sabtu, 2 April 2022 | 12:08 WIB
Ilustrasi doa. Inilah bacaan latin doa nurbuat lengkap dengan arti dan keutamaannya. Foto: Istimewa
Ilustrasi doa. Inilah bacaan latin doa nurbuat lengkap dengan arti dan keutamaannya. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Awal bulan Ramadhan 1443 akan diawali pada Minggu 3 April 2022. Hal itu lantaran hilal yang sangat tipis tidak dapat mengalahkan cahaya senja atau Syafak.

Informasi awal bulan Ramadhan 1443 dimulai pada Minggu 3 April 2022 diketahui saat Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penetapan) Awal Ramadan 1443 Hijriyah, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta, Jumat 1 Maret 2022 kemarin.

Seperti dikutip Harian Massa dari itjen.kemenag.go.id menjelaskan, Sidang Isbat diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag RI.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Ditangkap Polisi Gegara Perkosa LC

Dalam sidang Isbat kemarin pun turut dibarengi dengan Seminar Posisi Hilal. Materi pun disampaikan oleh pakar astronomi yang juga anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag, Profesor H. Thomas Djamaluddin.

Thomas Djamaluddin menjelaskan, secara astronomis posisi hilal di Indonesia pada saat Maghrib 1 April 2022 masih berada di bawah kriteria baru MABIMS yang ditetapkan pada 2021. Sehingga kemungkinan tidak dapat teramati.

Baca Juga: Generasi Milenial Jadi Harapan Besar Bagi Kemajuan Digitalisasi UMKM

"Di Indonesia, posisi hilal awal Ramadan 1443 H terlalu rendah sehingga hilal yang sangat tipis tidak mungkin mengalahkan cahaya syafak (senja), sehingga kemungkinan tidak terlihat," ungkap Thomas dikutip Harian Massa, Sabtu 2 April 2022.

Baca Juga: Islamic Center Tangsel Diresmikan, Benyamin Davnie: Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Halaman:

Editor: Don Oslo

Sumber: itjen.kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X