• Minggu, 14 Agustus 2022

Kreatif dan Produktif di Dunia Digital

- Kamis, 31 Maret 2022 | 11:29 WIB
Kreatif dan Produktif di Dunia Digital (Foto: Harian Massa.)
Kreatif dan Produktif di Dunia Digital (Foto: Harian Massa.)

Baca Juga: Tanggapi Jabatan Presiden 3 Periode, Jokowi Minta Masyarakat Taat Konstitusi

“Internet menawarkan banyak sekali fitur menarik yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan dana ktivitas dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencari informasi yang dibutuhkan, hiburan, berbelanja kebutuhan, hingga berbisnis," terang Syaifullah Tamliha.

"Internet membuka ruang yang sangat lebar dalam membantu kegiatan bisnis seperti perdagangan digital atau biasa disebut digital marketing,” pungkasnya.

Baca Juga: Jejak Kekerasan Toni Tabuni di Papua, Tembak Mati Jenderal hingga Warga Sipil

WEF (World Economic Forum) menamakan gelombang perubahan saat ini, dengan gelombang perubahan yang melibatkan sejumlah gabungan teknologi perangkat dansoftware yang menyatukan hal fisik dan digital yang memiliki dampak luas, jauh lebih besar dibadingkan revolusi industri sebelumnya.

Pesatnya perkembangan teknologi, dunia digital dan internet tentu juga berimbas pada dunia pemasaran.Tren pemasaran di dunia beralih dari yang semula konvensional (offline) menjadi digital (online).

Baca Juga: Gembong KKB Toni Tabuni Ditembak Mati, Polisi Sita 20 Butir Amunisi Calibre 5.56

“Pemanfaatan ruang digital untuk meningkatkan produktifitas, sudah seharusnya dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, ruang-ruang digital saat ini menyediakan berbagai macam fitur untuk kegiatan bisnis dan perdagangan sehingga dapat dijangkau konsumen lebih luas, mulai dari level lokal hingga internasional,” tuturnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Ciputat, Remaja Kritis

Senada dengannya, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel A Pangerapan menjelaskan pesatnya perkembangan teknologi yang semakin berpacu dengan adanya pandemi Covid-19 telah mendorong setiap manusia untuk berinteraksi dan melakukan berbagai kegiatan aktivitas di ruang digital.

“Kita sedang berada di era transportasi digital, pada awal tahun 2022 ini jumlah pengguna internet Indoensia telah mencapai 204,7 juta jiwa atau meningkat 2,1 juta dari tahun sebelumnya. Saya yakin angka ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun, namun pasifnya penggunaan internet akan menimbulkan beberapa resiko," beber Samuel A Pangerapan.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X