• Sabtu, 2 Juli 2022

Peran Sosial Media Dalam Memberantas Kekerasan Online

- Rabu, 30 Maret 2022 | 21:48 WIB
Webinar ngobrol bareng legislator  (Foto: Istimewa )
Webinar ngobrol bareng legislator (Foto: Istimewa )

HARIAN MASSA - Kemajuan dunia digital, dewasa ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Namun sayangnya, di tengah perkembangan itu terdapat berbagai dampak yang turut mengiringinya, baik itu dampak positif ataupun negatif.

Kedua dampak tersebut, dengan mudahnya dapat dirasakan oleh para pengguna yang kerap berselancar di dunia maya, tergantung dengan pemanfaatannya. Jika tepat, maka dapat menanggulangi hal-hal negatif yang terjadi, termasuk kekerasan di dunia maya (online), Rabu 30 Maret 2022.

Hal itu semua, terpapar dalam Webinar Serries "Ngobrol Bareng Legislator : Peran Sosial Media Dalam Memberantas Kekerasan Online" yang turut diramaikan oleh Anggota Komisi 1 DPR RI Kresna Dewanata Prosahk, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, dan Direktur Riset Perdana Syndicate, Fajar Nursahid.

Baca Juga: Tanggapi Jabatan Presiden 3 Periode, Jokowi Minta Masyarakat Taat Konstitusi

Anggota Komisi 1 DPR RI, Kresna Dewanata Prosahk memaparkan bahwa dewasa ini, pengguna internet di Tanah Air sudah sangat masih. Bahkan jika dilihat, kini hampir seluruh masyarakat ikut memanfaatkan jaringan dunia maya tersebut.

"Baik anak kecil maupun orang tua menggunakan media sosial, baik untuk kegiatan belajar, jualan, bisnis atau berhubungan sosial dengan yang lain. Media sosial sudah menjadi platform yang sudah tidak bisa kita campakkan lagi," ujar Kresna, wakil rakyat dari Fraksi Partai NasDem tersebut.

Baca Juga: Jejak Kekerasan Toni Tabuni di Papua, Tembak Mati Jenderal hingga Warga Sipil

Menurutnya, segala dampak dapat secara instan dirasakan oleh para pengguna. Hal itu semua tergantung pada pemanfaatannya. Jika digunakan secara positif, maka dunia maya pun akan memberikan manfaat bagi penggunanya. Namun hal sebaliknya justru dapat terjadi, jika internet digunakan untuk maksud yang negatif

"Banyak sekali kejadian bullying melalui media sosial, kemudian pembunuhan karakter melalui media sosial, dan kegiatan-kegiatan jelek melalui media sosial. Bahkan dengan fake-fake account pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut membuat sebuah isu atau rumor yang tidak baik," paparnya.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X