• Senin, 8 Agustus 2022

Wow! Kasus Proyek Puskesmas Kedaung dan Depo Arsip Tangsel Digarap Kejati

- Minggu, 20 Maret 2022 | 13:10 WIB
Puskesmas Kedaung Tangerang Selatan. (Foto: Harian Massa.)
Puskesmas Kedaung Tangerang Selatan. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Banten mengeluarkan dua surat perintah (Sprint) penyidikan atas kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Puskesmas Kedaung dan Depo Arsip Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 20 Maret 2022.

Dua surat perintah penyidikan itu masing-masing bernomor 230/M.6/FD.1/03/2022 tanggal 18 Maret 2022 dan 231/M.6/FD.1/03/2022 tanggal 18 Maret 2022.

Informasinya, kasus dugaan korupsi proyek Puskesmas dan Depo Arsip tersebut, sebelumnya telah masuk tahap penyelidikan. Namun pada akhirnya kasus itu ditingkatkan masuk penyidikan usai gelar perkara.

Baca Juga: Curi 5 Motor Gunakan Ambulans, Tukang Parkir dan Marbot Masjid Diamankan Polisi

"Karena itu hari ini tanggal 18 maret 2022, saya telah mengeluarkan 2 surat perintah untuk perkara ini. Tim penyidik telah mengumpulkan sebanyak 11 data dokumen atau bukti-bukti," terang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepada sejumlah awak media.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Oyster, Kerang Ajaib dari Nusantara yang Baik bagi Kesehatan

Kendati demikian, informasinya poyek pembangunan gedung Puskesmas dan Depo Arsip dilaksanakan pada tahun 2021. Pembangunan Puskesmas memakan anggaran Rp 5,9 miliar untuk proyek tahap 2, sedangkan proyek Depo Arsip memakan anggaran Rp 5,3 miliar.

Proyek Puskesmas Kedaung dan Depo Arsip berada dalam ranah Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Tangerang Selatan. Menariknya, tender proyek tersebut dimenangkan oleh perusahaan yang sama yakni PT. Karya Prakarsa Utama.

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X