• Kamis, 18 Agustus 2022

Maksud Mau COD Motor, 3 Pria Babak Belur Gegara Polisi Gadungan

- Kamis, 3 Maret 2022 | 13:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Harian Massa.)
Ilustrasi. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Maksud hati ingin jual motor lewat cash on delivery atau COD, eh penjual motor asal Cikupa, Kabupaten Tangerang ini justru apes. Pasalnya, tiga pria berinisial ED (24), IY (24) dan KH (25) justru babak belur gara-gara polisi gadungan.

Usut punya usut, awalnya dilaporkan adanya tiga orang remaja menjadi korban perampasan di Jalan Gurame, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa 1 Maret 2022 lalu.

Dalam peristiwa itu, dua unit sepeda motor serta handphone milik para korban pun dibawa lari para oleh pelaku yang mengaku-ngaku sebagai petugas polisi, Kamis 3 Maret 2022.

Baca Juga: Angelina Sondakh Resmi Bebas dari Lapas Pondok Bambu

Informasi yang berhasil dihimpun, ketiga korban babak belur usai dipukuli warga sekitar karena diteriaki maling. Ketiganya datang ke lokasi pada malam kejadian guna menemui seseorang yang berminat membeli satu sepeda motornya.

"Jadi tiga orang korban ini mau jual motor Mio, salah satunya pemilik motor. Janjianlah sama pembeli di daerah Bambu Apus," ungkap Kanitreskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar.

Baca Juga: 4 Orang Saleh yang Dijadikan Berhala, Diberi Sesajen Dianggap Anak Tuhan

Iskandar menjelaskan, ketiga korban datang ke lokasi mengendarai 2 unit sepeda motor. Namun saat dilokasi, korban ditemui oleh seseorang yang mengaku sebagai pembeli.

Tak berselang lama harga motor disepakati, setelah itu pembeli mengajaknya masuk ke dalam gang yang agak gelap. Usai berada didalam gang, para pelaku yang datang sebagai teman dari pembeli itu menuduh jika korban menjual motor bodong.

"Begitu masuk ke tempat agak gelap, tiba-tiba datang lagi 3 orang, temannya pembeli. Korban ini dipaksa, ditakut-takutin sama temennya pembeli itu. Ngakunya sebagai anggota (aparat) juga," kata Iskandar.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X