• Jumat, 7 Oktober 2022

DMI NTB Minta Volume Azan Dikeraskan saat Menag Yaqut Datang sebagai Protes

- Senin, 28 Februari 2022 | 13:11 WIB
Ilustrasi toa masjid. Foto: Istimewa
Ilustrasi toa masjid. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Aksi penolakan aturan toa masjid Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terus menggelinding disejumlah daerah.

Setelah Mandailing Natal dan Aceh, kini giliran Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi NTB menolak kedatangan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke NTB dan meminta masyarakat mengeraskan volume azan

Ketua DMI NTB Lalu Winengan, imbauan itu dikeluarkannya sebagai protes atas perumpaan azan dengan gonggongan suara anjing.

Baca juga: Tiba-tiba Muncul, Makam Tua Keturunan Nabi Solaiman bin Nabi Daud Hebohkan Tangerang

"Perumpamaan anjing menggonggong dengan azan yang tengah viral di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat, karena diucapkan oleh Menag dirasa kurang pas," katanya, Senin (28/2/2022).

Menurutnya, ucapan Menag tersebut bukan hanya kurang pas. Tetapi juga keliru dan menimbulkan kemarahan dari golongan umat Islam.

"Sebagai bentuk penolakan atas kekeliruan itu, kami DMI NTB meminta kepada seluruh masjid di NTB mengeraskan suara volume azan jelang puasa Ramadan. Bahkan menolak kedatangan Menag," paparnya.

Baca juga: Bikin Merinding! Pesan dari Dalam Kubur Kiai Bisri kepada Anaknya Gus Mus

Seperti diketahui, Mataram dikenal dengan kota seribu masjid. Di kota ini, toleransi umat beragama sangat terjaga dan berlangsung baik. Masyarakat juga saling menghormati upacara agama masing-masing.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X