• Kamis, 18 Agustus 2022

Kinerja Dinkes dan Dindikbud Tangsel Dicurigai, Belasan Warga Datangi Balai Kota

- Kamis, 24 Februari 2022 | 14:22 WIB
Musyawarah Rakyat Banyak saat menggelar aksi di Balai Kota Tangerang Selatan (Foto: Harian Massa.)
Musyawarah Rakyat Banyak saat menggelar aksi di Balai Kota Tangerang Selatan (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Sebanyak belasan pemuda yang mengatasnamakan sebagai Masyarakat Rakyat Banyak (Murba) mendatangi Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kehadiran warga tersebut menuntut birokrasi di Pemkot Tangsel bersih dari korupsi.

Pasalnya, dalam pandangan mereka terdapat kejanggalan-kejanggalan yang muncul di Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan, Kamis 24 Februari 2024.

Informasi yang berhasil dihimpun Harian Massa, tuntutan tersebut menyusul adanya ketidakpuasan dari kinerja pimpinan dua instansi tersebut yang dianggap melakukan pelanggaran berturut-turut.

Koordinator aksi, Mora Pulungan kepada Harian Massa menjelaskan kehadirannya mendatangi Balai Kota Tangerang Selatan dengan menggelar aksi. Menurut Mora, aksi itu menyusul adanya dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga: Bandingkan Azan dengan Gonggongan Anjing, Hidayat Nur Wahid Minta Menag Banyak Istighfar

“Impian rakyat Tangsel untuk memiliki birokrasi yang bersih dari korupsi telah dinodai oleh oknum-oknum di Dinas Kesehatan dan Pendidikan. Dugaan kami, kedua dinas ini setiap tahunnya selalu menganggarkan paket-paket kegiatan sesuai orderan dari luar,” jelas Mora Pulungan dilokasi.

“Paket-paket tersebut bahkan diduga sudah diatur serapih mungkin besaran markup. Siapa yang akan mengerjakan, berapa penawaran di LPSE bahkan sampai besaran komitmen feenya,” urainya.

Baca Juga: Bandingkan Azan dengan Gonggongan Anjing, Menag Yaqut Dilaporkan Polisi Penistaan Agama

Dengan begitu, Mora menjelaskan para pejabat di Tangsel selalu diberikan target harus mampu mengadakan proyek dengan nilai besar agar "Bapak" senang dan mau mempertahankan "peliharaannya".

Bahkan, menurutnya hal itu sering terjadi suatu proyek yang direncanakan. Anggarannya melambung tinggi dan tidak sesuai dengan kebutuhan realnya.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X