• Selasa, 28 Juni 2022

IDM: Konflik Papua Mencoreng Marwah Bangsa Indonesia menjelang G20

- Senin, 21 Februari 2022 | 13:05 WIB
Ilustrasi peta Papua. (Foto: Harian Massa.)
Ilustrasi peta Papua. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA - Indonesia Defense Monitor (IDM) menilai konflik yang terjadi di Papua semenjak Pilpres 2019 terus berlanjut. Bahkan sampai sekarang pun konflik tersebut seakan-akan pemerintah tidak bisa menyelesaikan.

Direktur Indonesia Defense Monitor Ridho Anhar mengatakan, negara sebagai organisasi kekuasaan mengandung arti, yang dimana kemudian semua perangkat pemerintahan seperti TNI atau Polri seharusnya bisa meredam konflik tersebut.

Menurut Ridho Anhar semenjak perioderirasi Jokowi yang ke dua, terlihat konflik yang berkelanjutan.

Baca Juga: Benyamin Davnie Targetkan Akhir Bulan Vaksinasi di Tangsel Capai Angka 80 Persen

“Tentu saja patut diduga Apakah ada dalang atau aktor sebagai arsitek konflik sosial atau memang sengaja dibuat seperti cipta kondisi permainan elit,” terang Ridho Anhar melalui keterangan tertulisnya, Senin 21 Februari 2022.

Baca Juga: Kedelai Mahal, Pengrajin Tahu Tempe di Tangerang Mogok Produksi dan Lakukan PHK

Dengan begitu, Ridho juga mengatakan bahwa dibalik peristiwa konflik Papua yang berkelanjutan, ada unsur kesengajaan. Kata dia, karena dalam hal ini pemerintah tidak serius dalam memberantas organisasi teroris atau KKB di Papua.

“Ini yang paham adalah Jakarta, siapa yang melatih KKB, siapa yang mendanai KKB, siapa perantara atau penghubung KKB. Bagaimana KKB bisa mendapatkan senjata,” katanya.

“Mau pemerintah bicara seperti apapun dan cari alibi seperti apapun tentang Papua, namun tetap bisa dilihat ini seperti permainan elit,” tambah Ridho.

Baca Juga: Once Mekel Dukung Anak Penderita Kanker Wujudkan Mimpi

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X