• Selasa, 16 Agustus 2022

Polda Jateng Bebaskan 65 Warga Desa Wadas yang Ditangkap, Ini Penjelasannya

- Rabu, 9 Februari 2022 | 20:10 WIB
Warga Wadas ditangkapi dan dipukuli. Foto: Tangkapan layar
Warga Wadas ditangkapi dan dipukuli. Foto: Tangkapan layar

HARIAN MASSA - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, kegiatan polisi di Desa Wadas untuk mendampingi pengukuran lahan.

Dijelaskan dia, ada warga Desa Wadas yang setuju agar tanahnya dibebaskan. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pemilik lahan demi kepastian proses pengukuran, juga pihak BPN dan Kementerian PUPR.

"Karena area sangat luas, kurang lebih 114 hektare, ada 10 tim dari BPN yang melakukan pengukuran, dan setiap tim didampingi oleh sekitar 20-an personel," katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu (9/2/2022). 

Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Maaf, Janji Bebaskan Seluruh Warga Desa Wadas yang Ditangkap

Dilanjutkan dia, jumlah personel yang diterjunkan dalam pengamanan itu ada sebanyak 250 personel untuk mendampingi 10 tim dari BPN.  

"Jumlah kekuatan tersebut sudah sesuai dengan perkiraan hakekat ancaman yang dimungkinan terjadi saat di lapangan. Namun pada saat kegiatan berlangsung ancaman tersebut tidak terjadi," jelasnya.

Ditambahkan dia, ada sebanyak 346 warga Desa Wadas yang telah menerima pembebasan lahan dan 36 warga lainnya belum menerima. 

Baca juga: Serbuan Polisi ke Desa Wadas Disertai Penangkapan dan Kekerasan, LPSK Siap Berikan Perlindungan

"Jadi kami melakukan action dengan melindungi hak warga yang ingin agar tanahnya segera diukur agar tidak terjadi gesekan," tegasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X