• Kamis, 18 Agustus 2022

Sebelum Diguncang Gempa M5,5, Anak Gunung Krakatau Muntahkan Awan Panas

- Jumat, 4 Februari 2022 | 19:31 WIB
Erupsi anak gunung Krakatau. Foto: Istimewa
Erupsi anak gunung Krakatau. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Bayah, Banten, hari ini ternyata didahului dengan terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau, pada pukul 12.46 WIB.

Berdasarkan informasi dari Magma Indonesia, terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 1157 m di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 46 mm dan durasi 59 detik," tulis pengumuman itu, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Gempa Banten Sama-sama Terjadi di Hari Jumat, Netizen Langsung Ingat Kiamat

Lebih lanjut, pihaknya mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat atau wisatawan sekitar untuk tidak berada pada radius 2 Km dari kawah Gunung Anak Krakatau.

Meski demikian, gempa bumi berkekuatan M5,5 yang mengguncang Banten hari ini merupakan peristiwa yang terpisah.

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa hari ini yang mengguncang wilayah Banten dan terasa di Jakarta, merupakan akibat dari deformasi batuan.

Baca juga: Kunjungi Karo, Jokowi akan Perbaiki Jalan Rusak di Liang Melas Datas Sepanjang 37,2 Km

Jenis gempa dangkal ini, diakibatkan deformasi batuan pada kerak samudra Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Banten dengan mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X