• Kamis, 18 Agustus 2022

Tagih Utang, Rentenir Tewas Digorok Pedagang Gorengan di Ciputat

- Senin, 17 Januari 2022 | 11:46 WIB
Nagih Hutang, Rentenir Tewas Digorok Pedagang Gorengan di Ciputat. Foto: Lokasi rumah kontrakan Cucu Samsudin dipenuhi noda darah korban tewas digorok. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)
Nagih Hutang, Rentenir Tewas Digorok Pedagang Gorengan di Ciputat. Foto: Lokasi rumah kontrakan Cucu Samsudin dipenuhi noda darah korban tewas digorok. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)


HARIAN MASSA - Nahas menimpa seseorang yang diduga rentenir bernama Simon Namora (20). Pria tersebut tewas digorok seorang pedagang gorengan di disebuah kontrakan di Jalan H Sahlan Rt 03 Re09, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 17 Januari 2022.

Dugaan sementara, Simon Namora terlibat cekcok dengan seorang penghuni kontrakan yang bekerja sebagai pedagang gorengan bernama Cucu Samsudin (39).

Menurut warga sekitar, Wahyu (41), keributan antar keduanya sempat terdengar sekira pukul 07.00 WIB. Saat keributan terjadi, kata Wahyu, ada ibu-ibu lari dan memberikan info ada pria berantem.

Baca Juga: Didatangi di Kediamannya oleh Doddy Sudrajat, Faisal Syok

"Tadi memang sempat ribut, kedengeran sampai depan. Nggak lama ada ibu-ibu di belakang ada yang lari katanya ada yang berantem. Kita lihat, udah pada banyak darah," ujar Wahyu saat berbincang dengan Harian Massa dilokasi.

Baca Juga: Gempa Bumi M. 5,4 Guncang Kabupaten Sukabumi Kedalaman 10 KM

Pantauan di lokasi, lantai kontrakan tempat kejadian dipenuhi dengan tumpahan darah. Jenazah Simon telah dievakuasi petugas, sedang pedagang gorengan itu dibawa ke rumah sakit dengan didampingi Ketua RT setempat.

Simon menderita luka sobek menganga di bagian leher. Sementara Samsudin mengalami luka bacokan di bagian tangan dan tubuh bagian belakang. Pihak kepolisian yang berada di lokasi belum mau memberikan keterangan detil soal kejadian itu.

"Nanti ya nunggu ke Kasat (Reskrim)," terang Kanitreskrim Polsek Ciputat Timur, Iptu Agung, di lokasi.

Baca Juga: Henri MacLaine Pont, Arsitek Kelahiran Jatinegara di Balik Penetapan Ibu Kota Majapahit

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X