• Kamis, 30 Juni 2022

Tewas Tergantung, Kondisi Mayat Kuli Bangunan di Serpong Tangannya Menahan Jeratan

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:22 WIB
Tewas Tergantung, Kondisi Mayat Kuli Bangunan di Serpong Tangannya Menahan Jeratan  (Foto: Istimewa/Genta/Harian Massa.)
Tewas Tergantung, Kondisi Mayat Kuli Bangunan di Serpong Tangannya Menahan Jeratan (Foto: Istimewa/Genta/Harian Massa.)
HARIAN MASSA - Warga Lengkong Gudang Barat, RT02 RW09, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pagi tadi digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki yang tergantung didepan sebuah kontrakan. Ironisnya, mayat itu ditemukan dengan kondisi seolah-olah tangannya sedang menahan jeratan.
 
Informasi yang berhasil dihimpun, pria tewas dengan posisi tergantung tersebut merupakan seorang kuli bangunan berinisial W (20). Menurut keterangan salah satu warga, korban gantung diri tersebut awalnya sempat mondar-mandir sebelum mengakhiri hidupnya.
 
Ahmad Khozin (38), warga setempat mengatakan, sebelum ditemukan gantung diri korban sempat terlibat mondar-mandir di lantai atas kontrakan sekira pukul 05.30 WIB.
 
 
"Dia sempat mondar-mandir waktu saya mau berangkat, nggak lama saya dikabarin katanya ada orang gantung diri di kontrakan. Pas saya pulang, ternyata dia yang saya lihat mondar-mandir itu," terang Khozin saat berbincang dengan wartawan, Sabtu 15 Januari 2022.
 
"Saya memang nggak kenal dekat ya, tapi dia sering belanja ke warung," ujarnya.
 
 
Sementara, Kanitreskrim Polsek Serpong, Iptu Joko Aprianto menjelaskan terkait penemuan pria gantung diri. Kata Joko, salah satu saksi mata lainnya berinisial S menuturkan awal mula saat melihat kuli bangunan tersebut tewas gantung diri.
 
Menurut S, dia pertama kali melihat korban dalam posisi tergantung pagi tadi saat akan berbelanja ke pasar sekira pukul 06.00 WIB. Namun, saat dilihat korban sudah tewas teegantung didepan kontrakan.
 
"Saat akan berangkat belanja ke pasar melihat korban sedang terdiam sendiri di atas lantai 2 kontrakan, dan saksi S menghampiri dan melihat korban sudah menggantung meninggal dunia," jelas Iptu Joko Aprianto.
 
 
Seperti diketahui, kontrakan tempat korban gantung diri berada di lantai 2 bangunan. Bahkan tampak bagian atas kontrakan sepi tak berpenghuni, sementara korban dan kuli bangunan lainnya tinggal mengontrak di lantai 1 kontrakan.
 
Dengan adanya peristiwa tersebut, Polisi memastikan tak ada bekas luka kekerasan pada bagian tubuh korban. Jenazah pun lalu dievakuasi menggunakan mobil ambulans.
 
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi," ujar Iptu Joko Apriyanto.
 
 
Korban, kata Joko, menggunakan tali mirip kabel untuk alat gantung diri. Kabel itu lalu dililitkan di bagian ventilasi udara di atas kusen, nampak posisi kedua tangan korban memegang ke arah jeratan kabel di leher.
 
 

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X