• Jumat, 12 Agustus 2022

Gempa Tektonik di Selat Sunda Berkekuatan 6,7 Magnitudo Telah Terjadi Susulan 28 Kali

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:32 WIB
Gempa 6,7 Magnitudo di Selat Sunda. (Foto: @DaryonoBMKG.)
Gempa 6,7 Magnitudo di Selat Sunda. (Foto: @DaryonoBMKG.)

HARIAN MASSA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah selatan Banten diguncang gempa tektonik pada Jumat 24 Januari 2022 kemarin, sekitar pukul 16:05 WIB.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,21° LS ; 105,05° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 40 km.

Dalam keterangan yang dirilis BMKG menyebut, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang diakibatkan dari aktifitas subduksi.

Baca Juga: Angka Stunting di Tangsel Melonjak 5 Persen, Kok Bisa? Ini Alasannya

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, dalam gempa tersebut telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali.

“Frekuensi kejadian gempa susulan di Selat Sunda, sudah terjadi 28 kali,” tulis Daryono melalui aku twitter miliknya @DaryonoBMKG seperti dikutip Harian Massa, Sabtu 15 Januari 2022.

Baca Juga: Penculik Anak di Tangsel Berhasil Dibekuk Polisi

Guncangan gempa dengan kekuatan 6,7 magnitudo tersebut dirasakan hingga di daerah Cikeusik dan Panimbang. Bahkaan getaran dirasakan oleh semua penduduk, kebanyakan semua terkejut dan lari keluar rumah.

Getaran juga dirasakan di Labuan, Sumur, Tangerang Selatan, Lembang, Kota Bogor, Pelabuhan Ratu, Kalianda, Bandar Lampung, Anyer, Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kotabumi.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Sumber: @DaryonoBMKG.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X