• Jumat, 12 Agustus 2022

Angka Stunting di Tangsel Melonjak 5 Persen, Kok Bisa? Ini Alasannya

- Jumat, 14 Januari 2022 | 21:29 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Alin Hendarlin. (Foto: Genta/Harian Massa.)
Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Alin Hendarlin. (Foto: Genta/Harian Massa.)
HARIAN MASSADinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan adanya peningkatan angka stunting. Tak tanggung-tanggung, bahkan angka stunting mengalami kenaikan mencapai 5 persen dibanding tahun 2019 lalu.
 
Informasi yang berhasil dihimpun, data terakhir pada tahun 2021 menyebut jumlah stunting mengalami kenaikan menjadi 19 persen. Hal itu jika dibandingkan dengan data 2019 lalu hanya 14 persen saja.
 
Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Alin Hendarlin mengungkapkan, pada tahun 2019 penderita stunting hanya di kisaran 14 persen. Namun terus merangkak naik pada tahun 2021.
 
"Begitu survei tahun 2021 jadi 19 persen," kata Alin Hendarlin, Jumat 14 Januari 2022.
 
 
Sekedar diketahui, peningkatan tersebut terbongkar dari hasil survei yang dilakukan di lapangan. Di mana, kata dia, ada beberapa kasus baru yang muncul.
 
Namun begitu, Alin tak membeberkan secara detil daerah mana saja yang ditemukan kasus baru tersebut.
 
"Artinya berarti ditemukan kasus baru. Nah jadi yang harus kita lakukan saat ini ialah bagaimana kita mengatasi kasus yang sudah ada dan tidak menambah kasus baru," jelasnya.
 
 
Alin membeberkan faktor yang menjadi memicu lonjakan itu, di antaranya soal asupan gizi. Kini penanganan terus dilakukan guna mencegah munculnya kasus-kasus baru.
 
"Kita harus mempersiapkan bagaimana mempersiapkan wanita untuk hamil misalnya, yang program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, kemudian konsultasi perkawinan itu pada saat pre-menikah," papar dia.
 
"Kemudian setelah menikah bagaimana dia bisa menjaga 1000 hari kehidupan. Terus bagaimana setelah lahir asupan gizi untuk anaknya, dan ini yg terus kita lakukan dengan mengedukasi ke masyarakat karena memang kita nggak bisa berjalan sendiri," tambahnya.
 
 
Penanganan serius untuk menekan angka Stunting itu terlihat dari rencana Pemkot Tangsel menjadikan RSU Serpong Utara sebagai fasilitas kesehatan yang khusus menangani bayi Stunting.
 
"Kedepan kita mempersiapkan sarana-prasarana dan SDM-nya, untuk rumah sakit ini bisa dijadikan untuk penanganan mulai dari promosi preventif sampai dengan kuratifnya untuk stunting," tandasnya.
 

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X