• Sabtu, 13 Agustus 2022

Soal Kasus Tanah di Kosambi Tangerang, Begini Versi Pihak Tonny Permana

- Selasa, 28 Desember 2021 | 07:18 WIB
Ilustrasi: Soal Kasus Tanah di Kosambi Tangerang, Begini Versi Pihak Tonny Permana (Foto: Harian Massa.)
Ilustrasi: Soal Kasus Tanah di Kosambi Tangerang, Begini Versi Pihak Tonny Permana (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Pihak Tonny Permana melalui pengacaranya dari kantor hukum CS Partnership advokat & legal consultant angkat bicara soal kasus tanah sertipikat hak milik nomor 03503/Salembaran Jaya, seluas 20.110 M2 atas nama Tonny Permana.

Langkah tersebut diambil oleh Tonny Permana melalui kantor hukum CS Partnership advokat & legal consultant, menyusul adanya klaim dari pihak lawan terkait kasus itu. Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan kasus tanah tersebut terjadi antara Ahmad Ghozali versus Tonny Permana.

Sementara, pengacara dari kantor hukum CS Partnership advokat & legal consultant, Candra Sinaga melalui keterangan tertulisnya membeberkan fakta hukum versi Tony Permana dalam kasus tanah tersebut.

Baca Juga: Belajar Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Imbuhan Meng, Banyak yang Keliru

Menurut Candra Sinaga, tanah Tonny Permana satu hamparan (4 SHM), didalamnya terdapat dua perkara. Kata Candra Sinaga, perkara pertama pernyataan di media oleh advokat Krisna Murti dapat berpotensi menyesatkan dan memanipulasi putusan PTUN.

“Seolah-olah bermodalkan putusan PTUN tanah tersebut telah menjadi milik Ahmad Ghozali,” terang Candra Sinaga melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Massa melalui email, Selasa 28 Desember 2021.

“Ahmad Ghozali menggugat BPN Kab. Tangerang di PTUN untuk membatalkan sebagian SHM milik Tonny Permana, dengan putusan 13/G/2018/PTUN-SRG Jo. 306/B/2018/PT-TUN-JKT) Jo. 177/K/TUN/2019 Jo.10/PK/TUN/2020,” sebutnya dalam keterangan itu.

Baca Juga: Sidang Penista Agama M Kace di PN Ciamis Diwarnai Gema Takbir dan Jatuh Pingsan

Dengan demikian, kantor hukum CS Partnership advokat & legal consultant melalui Candra Sinaga membeberkan terkait proses di pengadilan PTUN Serang.

Menurutnya, pada saat proses di pengadilan PTUN tersebut salah satu sertipikat (SHM 02503) Tonny Permana dibatalkan karena BPN tidak dapat menunjukkan warkah di muka sidang.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Sumber: rilis media pihak Tonny Permana.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X