• Senin, 15 Agustus 2022

Buntut Protes Pertandingan Silat! Endingnya, Ortu Atlit Minta Maaf

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 20:55 WIB
Pertemuan irtu silat dan IPSI buntut protes dugaan kecurangan. (Foto: Harian Massa.)
Pertemuan irtu silat dan IPSI buntut protes dugaan kecurangan. (Foto: Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Perseteruan buntut protes orang tua atlit pencak silat dalam kejuaraan IPSI Tangerang Selatan Club (ITC) II, endingnya berakhir permintaan maaf. Ibrahim Al-Habsy selaku orang tua (ortu) atlit berinisial SY akui khilaf.

Informasi yang berhasil diperoleh Harian Massa, perseteruan antara ortu atlit versus IPSI Tangsel bermula dari adanya dugaan kecurangan lantaran SY kalah sebelum pertandingan usai.

Sekedar diketahui, SY merupakan salah satu atlit pencak silat yang masuk semi final dalam kejuaraan ITC II di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Kejuaraan ITC II tersebut diselenggarakan pada 26-28 November 2021 lalu.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Diminta Waspada Masuknya Varian Omicron di Indonesia

Sementara ortu atlit, Ibrahim Al-Habsy kepada Harian Massa menyampaikan permintaan maaf atas adanya perseteruan antara pihaknya dengan IPSI Tangsel. Menyusul adanya kekalahan yang diperoleh anaknya dalam kejuaraan ITC II.

“Saya sebagai orang tua atlit meminta maaf kepada IPSI Tangsel terkait protes kami adanya dugaan kecurangan di kejuaraan ITC II,” terang Ibrahim Al-Habsy usai mediasi pada Jum’at 17 Desember 2021 malam kemarin, di Kelurahan Cipayung, Ciputat.

“Setelah pertemuan yang dihadiri oleh saya, pelatih, wasit dan IPSI Tangsel ternyata tidak ada kecurangan. Saya minta maaf, karena kesalahpahaman informasi yang saya terima,” ujarnya.

Baca Juga: Netizen Sindir Gaya Berjalan Anak Presiden Jokowi, Jawaban Gibran Bikin Makjleb!

Diwaktu yang sama, Ketua IPSI Tangsel, Tomy Patria Edwardy menyampaikan hasil pertemuan antara pihaknya dengan ortu atlit, buntut dari protes. Tomy menjelaskan, persoalan itu akhirnya selesai.

“Dari hasil pertemuan ini, persoalan ini sudah selesai setelah orang tua atlit menyampaikan permintaan maaf. Pak Ibrahim mengaku ada kesalahpahaman terkait informasi yang diterimanya hingga memunculkan protes,” jelas Tomy Patria.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X