• Senin, 8 Agustus 2022

Letusan Gunung Semeru, Waspadai Bahaya Aliran Piroklastik yang Mematikan

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:38 WIB
Letusan Gunung Semeru. Foto: Istimewa/Twitter
Letusan Gunung Semeru. Foto: Istimewa/Twitter

HARIAN MASSA - Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, meletus. Yang berbahaya dari letusan gunung adalah guguran awan panas atau wedus gembel yang sangat mematikan.

Seperti dilansir dari Twitter MAGMA Indonesia @id_magma. Disebutkan bahwa awan panas guguran atau aliran piroklastik atau wedus gembel, adalah arus gas dan material piroklastik bersuhu tinggi.

Aliran awan panas ini memiliki pergerakan yang sangat cepat, yang mengalir disepanjang lembah gunung api dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam (62 mph).

Baca juga: Tanda-tanda Letusan Gunung Semeru Sudah Terdeteksi Satelit Interferometry

"Dan mampu mencapai kecepatan hingga 700 km/jam (430 mph). Gas dan tephra dapat mencapai suhu sekitar 1.000 °C (1.830 °F)," cuitnya, seperti dikutip Harian Massa, Sabtu (4/12/2021).

Selain banjir lahar dingin, aliran piroklastik adalah bahaya erupsi gunung api yang paling mematikan dari semua bahaya erupsi dan dihasilkan sebagai akibat dari letusan eksplosif.

Baca juga: Netizen Laporkan Oknum Polisi ke Kapolri Soal Keterlibatan Dibalik Kematian Mahasiswi Mojokerto

"Aliran piroklastik pada umumnya menyentuh tanah dan meluncur menuruni lereng gunung api, serta dapat menyebar ke samping di bawah gaya gravitasi. Kecepatannya tergantung pada kerapatan arus, laju keluaran material vulkanik, dan gradien lereng," pungkasnya.

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X