• Selasa, 16 Agustus 2022

Sindikat Pembobolan Data Kependudukan Dibekuk di Bandung, Raup Rp18 Miliar dari Kartu Prakerja Palsu

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:58 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja. Foto: Istimewa/Internet
Ilustrasi Kartu Prakerja. Foto: Istimewa/Internet

HARIAN MASSA - Data base kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sejumlah daerah dibobol. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Arief Rachman mengatakan, pembobolan itu telah dilakukan sejak 2019, untuk pembuatan Kartu Prakerja fiktif. 

"Pelaku diduga mengakses data base kependudukan secara ilegal yang kemudian digunakan untuk membuat Kartu Prakerja fiktif yang merupakan program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," kata Arief, kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: 3 Perampok Cilik di Kabupaten Tangerang Dibekuk, Spesialis Begal Wanita Cantik

Dilanjutkan dia, terbongkarnya praktik sindikat pembuat Kartu Prakerja fiktif ini tak lepas dari kabar bocornya data kependudukan warga. 

"Hasil penyelidikan dan profiling didapat data sindikat pembuatan Kartu Prakerja yang diregister dengan data hasil hacking ke Dukcapil. Para tersangka dapat diamankan berikut barang buktinya," terangnya.

Baca juga: Tabrak Pohon di Bintaro 4 Penumpang Bus Rombongan Siswi Polwan Luka-luka

Dalam peristiwa itu, empat orang berhasil diamankan. Terdiri dari AP, AE, RW dan WG. Semuanya dibekuk disalah satu hotel di Kota Bandung.

"Para tersangka ini pembuat kartu prakerja fiktif dengan mendapat keuntungan total Rp18 miliar dari Kejahatan nya itu," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X