• Selasa, 25 Januari 2022

UMK 2022 Tidak Naik, Buruh di Bandung Barat Ancam Mogok Nasional

- Kamis, 2 Desember 2021 | 09:15 WIB
Demo buruh. Foto: Istimewa/Internet
Demo buruh. Foto: Istimewa/Internet

HARIAN MASSA - Buruh di Kabupaten Bandung Barat (KBB) gigit jari. Usulan UMK 2022 tidak disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Sebelumnya, Pemda KBB telah merekomendasikan UMK 2022 sebesar Rp3.475.663,11 atau naik 7% dari upah minimum tahun 2021.

Tetapi, pada saat ditetapkan Ridwan Kamil, UMK KBB tahun depan tetap sama, sebesar Rp3.248.283,28 atau tidak mengalami kenaikan.

Baca juga: UMK Jawa Barat Diketok, Berikut Daftar Besarannya di Kota dan Kabupaten

"Buruh di KBB kecewa, karena usulan kenaikan UMK 7% ditolak Pemprov Jabar, karena tak sesuai dengan seksama perhitungan upah dalam PP 36 tahun 2021 tentang Pengupahan," kata Koordinator Koalisi 9 Serikat Buruh, KBB, Dede Rahmat, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, buruh merasa kecewa kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang memakai skema perhitungan UMK 2022 berdasarkan PP 36 tahun 2021. Padahal aturan itu merupakan turunan UU Cipta Kerja yang divonis MK melanggar konstitusi.

Baca juga: Babak Baru Pejabat di Aceh Gugat Ibu Kandung Demi Warisan, Laporkan Dugaan UU ITE

"Ini bukti gubernur tak pro terhadap nasib buruh. Padahal sejak awal aturan itu ditolak buruh karena merugikan kita," tegasnya.

Dijelaskannya, saat ini sejumlah serikat buruh di KBB bakal melakukan konsolidasi untuk melakukan langkah selanjutnya. Secara organisasi buruh juga telah memutuskan melakukan mogok nasional pada 6-9 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bentrok Antar Dua Kelompok di Sorong Tewaskan 18 Jiwa

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:44 WIB

Patung Jokowi Berhelm Emas, Kejutan untuk Mandalika?

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:17 WIB
X