• Jumat, 3 Desember 2021

Tak Punya Wisata Alam, Tangsel Andalkan Kramat Tajug dan Stasiun Serpong Sebagai Destinasi Pariwisata

- Selasa, 23 November 2021 | 17:53 WIB
Benyamin Davnie. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)
Benyamin Davnie. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya mengelola tempat-tempat bersejarah. Hal itu dilakukan sebagai tujuan destinasi pariwisata untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie kepada Harian Massa menjelaskan, saat ini Pemkot Tangsel telah mempersiapkan Perda.

Menurut Benyamin, Perda Pariwisata tersebut kedepannya akan menjadi induk sebagai acuan untuk membahas mengenai destinasi pariwisata di Tangerang Selatan.

Baca Juga: SBY Infokan Keadaannya Pasca Operasi Kanker Prostat di Amerika Serikat

“Alhamdulillah, Perda Pariwisata ini menjadi induk kita kedepan. Tangsel bisa mengandalkan pariwisata walaupun bukan destinasi pariwisata alam, tapi pariwisata yang lain,” terang Benyamin Davnie saat dijumpai Harian Massa usai rapat Paripurna di DPRD Tangerang Selatan.

Baca Juga: Daftar Film Drakor Terburuk Sepanjang Tahun 2021

Dengan demikian, Benyamin menjelaskan, untuk saat ini wisata religi seperti Kramat Tajug, dan bangunan peninggalan jaman Belanda seperti Stasiun Serpong menjadi andalan Pemkot sebagai destinasi wisata untuk menarik turis domestik maupun mancanegara.

“Karena rencana induk ini akan menjadi wadah sektor pariwisata, contohnya Kramat Tajug, Stasiun Serpong yang menjadi peninggalan jaman Belanda akan menjadi destinasi wisata,” jelas Benyamin Davnie.

“Kita punya 9 Setu, nanti bisa menjadi wisata air,”urainya.

 

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fokus Presidensi G20, Jokowi Libatkan Kadin

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:10 WIB

Dugaan Proyek Mangkrak di Tangsel Dilaporkan ke KPK

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:32 WIB
X