• Kamis, 30 Juni 2022

Syarat Baru Penerima Bantuan di Tangsel, Rumahnya Wajib Diberi Label KPM 

- Kamis, 18 November 2021 | 14:41 WIB
Kepala Dinas Sosial, Wahyunoto Lukman saat menyaksikan pemberian label KPM dirumah warga penerima bansos. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)
Kepala Dinas Sosial, Wahyunoto Lukman saat menyaksikan pemberian label KPM dirumah warga penerima bansos. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengoptimalkan pengawasan penanganan kemiskinan. Hal itu dilakukan salah satunya dengan cara memberikan tanda di rumah warga.

Pasalnya, pemberian tanda dengan memberikan label keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai penerima bantuan sosial dianggap sebagai langkah jitu. Seperti yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel, Kamis 18 November 2021.

Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman kepada Harian Massa menyampaikan, pemberian label KPM itu dilakukan agar pihaknya dapat memastikan keberadaan dan kelayakan warga sebagai penerima bantuan sosial.

Baca Juga: Cium Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Dekan FISIP Unri Ditetapkan Tersangka Pencabulan

Menurut Wahyu, bagi warga yang tidak ingin rumahnya diberi label KPM, maka pihaknya akan meminta pemilik rumah untuk memberikan persetujuan mengundurkan diri sebagai penerima bantuan.

“Bagi KPM yang tidak bersedia diberi tanda maka diminta menandatangani pernyataan keluar atau mengundurkan diri sebagai KPM Bansos,” terang Wahyunoto Lukman kepada Harian Massa.

“Bisa saja mereka memang sudah tidak layak menerima bantuan karena keadaanya sudah lebih baik, meningkat menjadi keluarga mampu,”ujarnya.

Baca Juga: Modus Cicilan Koperasi Menunggak, Debt Collector Rampas Motor di Serpong

Wahyu menjelaskan, pemberian label KPM tersebut merupakan salah satu bagian dari sebuah pesan moral bagi penerima bantuan sosial. Tentunya, dengan adanya label tersebut akan membuat penerima manfaat yang sudah meningkat kehidupannya akan interopeksi.

“Memang ada pesan moral juga dengan labelisasi yang diberikan, memaksa keluarga yang sudah tidak layak untuk introspeksi dan merasa malu kepada keluarga yang lebih layak diberikan bantuan,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X