• Kamis, 30 Juni 2022

Modus Cicilan Koperasi Menunggak, Debt Collector Rampas Motor di Serpong

- Kamis, 18 November 2021 | 11:58 WIB
Korban debt collector. Foto: Genta/Harianmassa.id
Korban debt collector. Foto: Genta/Harianmassa.id

HARIAN MASSA - Seorang karyawan swasta berinisial AR (20), melapor ke polisi atas peristiwa perampasan motornya oleh 2 pria yang mengaku debt collector, di dekat stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

AR mendatangi Mapolsek Serpong, pada Rabu 17 November 2021. Ayahnya bernama Herman (49) turut mendampingi karena dianggap paling mengetahui akar persoalan hingga berujung perampasan motor.

Peristiwa perampasan motor itu sebenarnya terjadi pada 22 Oktober lalu, namun baru dilaporkan saat ini dengan kendala izin cuti dari tempat AR bekerja.

Baca juga: Takut Mati, pelaku pembunuhan Sisca Yofie Minta Ampun ke Presiden Jokowi

Herman menceritakan kronologis kejadian yang dialami putranya. Kata dia, AR kala itu sedang mengendarai motor untuk berangkat kerja. Namun di sekitar stasiun Rawa Buntu, 2 pria berkulit gelap langsung memepet.

"Di Stasiun Rawa Buntu, dicegat 2 orang ciri-ciri kulitnya gelap, bukan anak muda, tapi udah agak tua. Dibilang katanya, ini motor Pak Herman ya? ini belum bayar 6 bulan, saya ambil, surat penarikan menyusul di kantor," terang Herman menirukan keterangan putranya, Kamis (18/11/21).

Sambil menggertak, kedua pelaku perampasan meminta paksa STNK kendaraan yang dibawa AR. Kunci kontak pun direbut. Para pelaku langsung pergi meninggalkan korban di lokasi.

Baca juga: Nenek Buta Huruf di Semarang Menang Lawan Mafia Tanah yang Caplok Sertifikat Sawahnya

"Anak saya karena takut, dikasih aja," ucapnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X