• Senin, 8 Agustus 2022

UMP Jatim 2022 Diusulkan Naik Rp22.700, Lebih Kecil dari Usulan Pekerja Rp300 Ribu

- Selasa, 16 November 2021 | 09:18 WIB
Ilustrasi uang. Foto: Istimewa/Pixabay
Ilustrasi uang. Foto: Istimewa/Pixabay

HARIAN MASSA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim) mengajukan besaran Upah Minimun Provinsi (UMP) Rp1.891.477 kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan, angka UMP tersebut merupakan hasil sidang dewan pengupahan yang dilakukan akhir pekan lalu.

Sidang pengupahan melibatkan tiga unsur. Yaitu pemerintah provinsi, unsur pekerja dan unsur pengusaha.

Baca juga: Bentrok Petani Sawit dengan Perusahaan di Padang Lawas, Satu Tewas Lainnya Luka-luka

"Ada kenaikan Rp22.700 dibanding UMP 2021. Dari Rp1.868.777 menjadi Rp1.891.477," katanya, Selasa (16/11/2021).

Himawan mengungkapkan, dalam sidang pengupahan sempat diwarnai penolakan dari kalangan pekerja.

Unsur pekerja meminta atau mengusulkan agar UMP Jatim tahun 2022 mendatang naik sekitar Rp300.000.

Baca juga: Novelis Okky Madasari Diancam Pemerkosaan Dukung Permendikbud Kekerasan Seksual

“Ini kan usulan, jadi ya semua kita arsipkan di situ. Kita juga tanyakan dasarnya. Argumennya pertama untuk kenaikan Rp300.000 itu pertama mereka merasa adalah yang terdampak langsung dari pandemi COVID-19. Maka butuh tambahan dari penghasilan,” tegas Himawan.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X