• Senin, 8 Agustus 2022

Ancaman Abrasi di Pantai Utara Banten

- Minggu, 14 November 2021 | 19:35 WIB
Potret warga di Kampung Nelayan, Dadap, Tangerang saat melintas ditengah genangan. (Foto: Kevin Herbian/Harian Massa.)
Potret warga di Kampung Nelayan, Dadap, Tangerang saat melintas ditengah genangan. (Foto: Kevin Herbian/Harian Massa.)

HARIAN MASSA -Tak hanya Ibu Kota Jakarta yang terancam tenggelam, kini ancaman abrasi juga terjadi di pesisir utara Banten tepatnya di Kampung Nelayan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi harus hidup berdampingan dengan pasang air laut yang sering merendam pemukiman mereka. Salah satunya yang dialami oleh Rahman (48).

Saat berbincang dengan Harian Massa, Rahman memgaku telah menghuni Kampung Nelayan di Dadap, Tangerang selama 37 tahun.

Baca Juga: Laporan BMKG Ada Petir Didekat Kilang Minyak di Cilacap yang Terbakar 

Potret seorang ibu dan anaknya sedang berjalan diatas genangan air di Kampung Nelayan, Dadap, Tangerang. (Foto: Kevin Herbian/Harian Massa.)

Potret warga Kampung Nelayan, Dadap, Tangerang saat berjuang melintas diatas genangan air. (Foto: Kevin Herbian/Harian Massa.)

“Disini keringnya hanya dua sampai tiga hari setiap bulannya, dan sekalinya banjir rob bisa melebihi 30 sentimeter," terang Rahman, Minggu 14 November 2021.

Baca Juga: Diduga Mabuk, Remaja Belasan Tahun Ditemukan Bugil di Ciputat 

Sebagian dari mereka kini lebih memilih mendirikan rumah panggung semi permanen setinggi 50 sentimeter.

Namun, bagi warga yang telah memiliki bangunan permanen memilih meninggikan lantai mereka agar tidak terendam air laut. Seperti yang dilakukan oleh Maritem (72).

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X