• Selasa, 16 Agustus 2022

Polisi Ungkap Sertifikat Palsu dengan Kemiripan 70 Persen 

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 17:47 WIB
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin. (Foto: Don Oslo/Harian Massa.)

HARIAN MASSA – Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, diharapkan dapat waspada jika berurusan terkait dengan kasus tanah. Pasalnya, belakangan polisi mengungkap modus pemalsuan sertifikat.

Ironisnya, sertifikat tersebut memiliki tingkat kemiripan mencapai 70 persen dengan sertifikat aslinya. Untuk itu Polres Tangsel meminta warga untuk waspada.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, dalam peristiwa pemalsuan sertifikat tersebut, petugas berhasil mengamankan 5 tersangka.

Baca Juga: Begal Motor Beraksi di Kelapa Dua Tangerang, 3 Pelaku Ditangkap Polisi 

“Berdasarkan pemeriksaan petugas dan BPN, tingkat kemiripan sertifikat palsu 70 persen mirip dengan yang asli. Ada 5 tersangka berinisial MP (45), LC (55), YI (45), SD (45), RM (60),” terang AKBP Iman Imanuddin kepada Harian Massa, Jum’at 29 Oktober 2021.

“Saat ini ada 10 sertifikat yang diamankan, para tersangka diamankan di Mapolres Tangsel,” jelasnya.

Baca Juga: Curi Pagar Besi, Nasib Pencuri di Medan Seperti Pepatah! Gayanya Bikin Netizen Terpingkal 

Dalam peristiwa itu, polisi berhasil mengamankan sertifikat berkas SHM palsu berlabel A, kwitansi pembayaran senilai Rp 60 juta, surat tanda terima, surat pengecekan sertifikat, surat kuasa, fotocopy SPPT PBB, SSPD BPHTB, foto copy KTP.

Selain itu terdapat surat perjanjian pinjaman uang palsu berlabel B, sampul sertifikat dan berkas SHM palsu berlabel C.

Akibat perbuatan itu, sebanyak 7 korban mengalami kerugian mencapai Rp 805 juta. Para pelaku terancam pasal 264 KUHP atau 263 ayat 1 dan ayat 2 jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana 8 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X