• Selasa, 16 Agustus 2022

Pengaruh Alkohol, Preman Teluknaga Tangerang Bakar Pedagang Sosis

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:43 WIB
Ilustrasi kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan. Foto: Ilustrasi/Pixabay
Ilustrasi kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan. Foto: Ilustrasi/Pixabay
HARIAN MASSA - Nahas menimpa seorang pedagang sosis berinisial LE di Kawasan Pasir Putih, Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Pasalnya, akibat ulah preman mabuk berinisial IS (42), pedagang sosis itu mengalami luka bakar sekitar 37 persen.
 
Informasinya, LE dibakar oleh IS gara-garanya lantaran tidak diberi uang. Akibat pengaruh alkohol itu, IS tersinggung dan langsung membakar korban.
 
Kapolsek Teluknaga, AKP Antonius mengaku, prihatin dengan kondisi korban. Apalagi, korban seorang pedagang kecil dari ekonomi yang kurang mampu. Beruntung, biaya pengobatan selama di RS ditanggung LPSK. 
 
 
"Kejadiannya, Jumat 24 September, jam 11 malam. Saat itu, dari pagi pelaku sudah minum miras dan mabuk," terang AKP Antonius, Kamis 21 Oktober 2021.
 
"Jadi pelaku dari sore sudah minum miras, tapi kurang dan masih mencari uang lagi buat beli miras. Lalu minta uang buat beli miras, tapi tidak diberikan oleh korban, karena memang tidak ada uangnya," jelas Antonius.
 
 
Menurut Antonius, pelaku tersinggung dengan penolakan korban. Saat itu IS langsung naik pitam dan mengambil sebatang besi yang ada di tempat korban berjualan, lalu memukulnya dengan keras.
 
"Jadi begitu pelaku sakit hati tidak diberikan uang, dia langsung mengambil besi dan menyerang korvan. Setelah dipukul, pelaku mengambil bensin dan menyiram korban, lalu membakarnya dengan korek," ungkapnya.
 
 
Melihat korban terbakar, IS langsung pergi ke Terminal Kalideres langsung menuju Jawa Tengah. Untuk menghindari penangkapan, dia pun mendaftar santri di pondok pesantren.
 
"Pelaku ditangkap di Grobogan, Jawa Tengah. Saat ditangkap pelaku berada di pondok pesantren. Tidak ada perlawanan, karena kami bawa surat penangkapannya," jelasnya.
 
 
Sementara itu, ayah korban, Policarpus meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Karena telah membuat anaknya menderita cacat seumur hidup. Diakuinya, saat kondisi sang anak sudah mulai membaik.
 
"Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada polisi, harapan saya pelaku dapat dihukum seberat-beratnya. Kondisinya sudah mulai membaik. Sudah tiga minggu di RS. Dia jualan sosis bakar," pungkasnya.
 
Akibat perbuatannya, kini pelaku diamankan di Mapolres Tangerang. Akibat itu, pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 5 tahun penjara.

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X