• Jumat, 19 Agustus 2022

Diduga Depresi Gagal Tes P3K, Guru Honorer di Lombok Nekat Akhirnya Gantung Diri

- Senin, 18 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Gantung diri. Foto: Ilustrasi/Pixabay
Gantung diri. Foto: Ilustrasi/Pixabay

HARIAN MASSA - Nahas dialami Sainun, guru honorer di Lombok Tengah. Diduga tidak lulus tes P3K, dirinya malah nekat gantung diri

Peristiwa ini kontan menghebohkan warga Dusun Murbaya, Desa Murbaya, Pringgarata, Lombok Tengah. Apalagi, Sainun diketahui masih punya anak balita berusia 5 tahun dan butuh kasih sayang ibunya. 

Yang mengenaskan lagi, anaknya itu lah yang pertama menemukan tubuh Sainun tergantung, sudah tidak bernyawa lagi.

Baca juga: Pemkot Tangsel Akan Siapkan Pelayanan Umum dengan Bahasa Isyarat

Kapolsek Pringgarata, Iptu Derpin Hutabarata mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi, memeriksa saksi, dan melakukan olah TKP.

"Saksi sudah diperiksa, termasuk Halid, suaminya yang merupakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP)," kata Derpin, kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (17/10/2021). 

Saat kejadian, Sainun hanya berdua dengan anaknya. Sementara sang suami, sedang bertugas di Kantor Bupati Lombok Barat. Mendapat informasi istrinya tewas gantung diri, Halid pun pulang ke rumah. 

Baca juga: Siswa SD di Kota Tangerang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Catat Jadwalnya

"Korban diduga mengalami depresi akibat banyaknya permasalahan yang dihadapi, seperti ingin mendirikan toko, sering mengikuti tes P3K namun tidak lulus, sering mengonsumsi obat secara online," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X