• Jumat, 19 Agustus 2022

Viral, Ustaz Yazid Jawas Sebut Dukung Pemain Sepak Bola Kafir Masuk Golongan Munafik

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 05:10 WIB
Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Foto: Tangkapan layat
Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Foto: Tangkapan layat

HARIAN MASSA - Jagat media online dihebohkan dengan video ceramah Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Dalam video itu, Ustaz Yazid mengatakan, mencintai pemain bola kafir sama dengan munafik.

Video yang diunggah JokowiLover @ekoguruoke ini pun langsung mendapat reaksi netizen. Terutama mereka yang gemar dengan olahraga itu dan memiliki idola orang asing bukan beragama Islam.

"Emang masih berani nonton bola, gus? Ga takut diomelin pak ustaz?," cuit akun itu, dikutip Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Amalan Rebo Wekasan dan Tolak Bala di Bulan Safar Ini Dibaca saat Salat Sunah

Dalam video itu, Ustaz Yadid mengkritik orang Islam banyak yang mencintai orang kafir, loyal terhadap orang kafir dan membeli orang kafir. Padahal, menurutnya hal itu tidak boleh, karena termasuk golongan munafik.

"Sekarang ini banyak orang, yang mencintai orang kafir, loyal terhadap orang kafir, membela orang kafir. Berarti kalau sudah membela orang kafir, dia masuk orang beriman atau bukan? Bukan," kata Ustaz Yazid.

Dilanjutkan dia, semua yang berbau kafir tidak boleh melekat pada seorang Muslim. Termasuk memakai baju bergambar orang kafir, dan memasang posternya. Hal ini berlaku untuk semuanya, baik pemimpin dan pemain sepak bola.

Baca juga: Beda Tipis, Ini Perbedaan Suap dan Gratifikasi yang Sering Bikin Bingung

"Masuk mana, kalau ada orang Islam membela orang kafir? Masuk golongan munafik. Perhatikan itu. Ini banyak seperti ini, bukan hanya itu saja. Orang, pemimpin kafir, tetapi yang lain juga," sambung Ustaz Yazid.

"Antum mencintai pemain bola kafir, boleh gak? Gak boleh. Dipasang fotonya, kaosnya, gak boleh. Gak boleh. Sama sekali gak boleh. Punya kaosnya gak boleh, gak boleh itu, sama sekali gak boleh," tambahnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X