• Selasa, 16 Agustus 2022

57 Pegawai Tinggalkan KPK, Novel Baswedan Curiga Ada Upaya Disingkirkan 

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:38 WIB
Novel Baswedan. (Foto: Tangkapan layar instagram @novelbaswedanofficial.)
Novel Baswedan. (Foto: Tangkapan layar instagram @novelbaswedanofficial.)

HARIAN MASSANovel Baswedan bersama 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus tes wawancara kebangsaan (TWK) pada Kamis 30 September 2021 kemarin, telah resmi dipecat dan meninggalkan Gedung Merah Putih.

Novel Baswedan menilai pemecatan tersebut merupakan upaya sebagai penyingkiran lembaga pada pegawai yang berintegritas, Jum’at 1 Oktober 2021.

"Dalam prosesnya belakangan kami mengetahui ada 75 pegawai KPK yang dikatakan tidak memenuhi syarat, dan setelah kami mencari tahu siapa-siapa yang masuk dalam kelompok itu," ujar Novel Baswedan dikutip Harian Massa dari YouTube Refly Harun pada Jumat, 1 Oktober 2021.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Al Qur’an Menjadi Syafaat

Novel menjelaskan, orang-orang yang dipecat tersebut merupakan yang menjadi tauladan dalam bidangnya. Kata Novel, mereka orang-orang yang kritis.

"Ternyata, orang-orang yang masuk kelompok itu adalah orang-orang yang justru punya integritas yang mapan. Dan di antara bidang kerja, mereka jadi tauladan bagi kawan-kawanya, dan mereka orang-orang yang kritis,"ujarnya.

Baca Juga: Gosip Tyas Mirasih! Jadi Pelakor Denisa Khairiyah Hingga Cerai dengan Suaminya, Cek Faktanya

Dengan begitu, Novel meyakini pemecatan 57 pegawai KPK tak lulus TWK merupakan upaya yang disengaja. Apalagi muncul berbagai framing yang merugikan pegawai yang dipecat.

Kendati demikian, Novel Baswedan merasa khawatir kepada mantan rekan kerjanya di KPK pasca pemecatan. Pasalnya, Novel kkhawatir rekanya akan dicap komunis.

Editor: Don Oslo

Sumber: Youtube Refly Harun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X