• Senin, 15 Agustus 2022

Lokasi Ricuh Pencopotan Spanduk di Bintaro Dijaga Brimob

- Jumat, 24 September 2021 | 19:37 WIB
Lokasi spanduk (Foto: Genta/Harian Massa.)
Lokasi spanduk (Foto: Genta/Harian Massa.)
HARIAN MASSA - Lokasi pencopotan spanduk yang memancing kericuhan di lahan sengketa di Jalan Mandar, Sektor 3, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), dijaga sejumlah anggota Brimob.
 
Pantauan di lokasi pada Jumat 24 September 2021 siang, lokasi lahan yang dipersengketakan nampak sepi. Hanya terlihat tenda besar berwarna hijau tua di seberang lahan tersebut. Di dalamnya terdapat beberapa anggota Brimob serta petugas sekuriti kawasan.
 
Lahan sengketa itu sendiri disebut memiliki luas sekira 4 ribu meter, letaknya persis di bagian belakang Mal Bintaro Plaza. Sekeliling area nampak ditutupi dengan material seng tinggi sekira 2 meter. Lahan tersebut diklaim oleh ahli waris dan juga pengembang.
 
 
Beberapa kain spanduk masih terpasang pada dinding seng dengan tulisan berisi kalimat 'Kami cari keadilan yang seadil-adilnya dan kami hanya minta pencocokan cap jempol (sidik jari) orang tua kami dari AJB'.
 
Pencopotan spanduk pada Kamis 23 September 2021 malam, sempat mengundang kehadiran massa dari ahli waris yang didukung pula kelompok Ormas. Mereka memergoki 2 pria pelaku pencopotan spanduk di lokasi.
 
 
Pihak sekuriti kawasan yang juga berada di lokasi sempat datang melerai, hingga akhirnya kedua pelaku dibawa petugas kepolisian. Massa Ormas yang penasaran, lalu berdatangan dan berkumpul di Mapolsek Pondok Aren hingga dinihari.
 
Kanitreskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rony Setiawan, menerangkan, kasus itu telah diselesaikan secara mediasi melibatkan pihak-pihak terkait.  Menurut dia, motif pelaku pencopotan hanyalah sebatas iseng.
 
"Namanya orang iseng ya pasti begitu aja kali, ya kan. Sekarang juga udah selesai," katanya.
 
 
Dijelaskan Rony, pihaknya membawa 2 pria tersebut untuk diklarifikasi ke Mapolsek Pondok Aren tadi malam. Dia mengaku tak mengetahui awal konflik yang terjadi di lokasi sengketa yang melibatkan ahli waris dan pengembang.
 
"Ke Polres aja ya, karena udah ada LP-nya di Polres itu. LP-nya udah lama di Polres. Nggak tahu saya juga (kejadiannya), ke Polres aja ya," tandasnya.

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X