• Senin, 15 Agustus 2022

Anggota DPRD Kota Tangerang Laporkan Balik Korban Penganiayaan dengan Pistol

- Jumat, 24 September 2021 | 09:30 WIB
Ilustrasi pistol. Foto: Pixabay
Ilustrasi pistol. Foto: Pixabay

HARIAN MASSA - Korban penganiayaan anggota DPRD Kota Tangerang, Jopie Amir dilaporkan balik ke polisi. Jopie diduga menyampaikan keterangan yang tidak benar terkait penganiayaan yang dialaminya.

Seperti diketahui, dalam laporan nomor: LP/B/1034/IX/SPKT/Polres Metri Tangerang Kota/Polda Metro Jaya, disebut bahwa Jopie dianiaya dengan menggunakan senjata api (senpi) oleh EE, anggota DPRD Kota Tangerang.

Selain EE, turut dilaporkan seorang pria, bernama Pabuadi. Diduga, EE melakukan pengeroyokan terhadap Jopie berdua.

Baca juga: Denny Darko Terawang Dalang Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Lewat Kartu Tarot

Namun, hal ini buru-buru disanggah oleh EE. Dia mengatakan, kejadian yang sebenarnya malah sebaliknya. Dirinya pun mengaku telah melaporkan balik Jopie ke polisi.

"Hari ini saya klarifikasi internal partai dulu. Nanti saya jelaskan. Saya yang dianiaya, dipukulin. Pabuadi menolong. Saya sudah melaporkan balik sesuai fakta mas," kata EE, kepada wartawan, Kamis (23/9/2021).

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari polisi terkait pelaporan balik ini. Begitupun, belum diketahui nomor laporan polisi itu. Dugaan laporan balik ini pun disesalkan korban yang masih dalam perawatan.

Baca juga: Bunuh Cicak di Rumah Dapat Pahala, Bangkainya Najis dan Bisa Jadi Media Sihir

Dihubungi terpisah, korban yang masih dalam perawatan menjawab singkat. Dia mengatakan, saat terjadi penganiayaan itu, dirinya tidak melakukan perlawanan sama sekali. Saat itu, dia benar-benar tidak berdaya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X