• Senin, 15 Agustus 2022

Gelombang 2 Meter Persulit Pencarian Dias di Pantai Istiqomah Pelabuhan Ratu

- Senin, 20 September 2021 | 21:33 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian. Foto: Dwi Titik/Harianmassa.id
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian. Foto: Dwi Titik/Harianmassa.id

HARIAN MASSA - Tim SAR gabungan harus menghadapi gelombang tinggi saat melakukan pencarian terhadap korban Dias (19), remaja laki-laki yang terseret arus Pantai Istiqomah, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu 19 September 2021. 

Operasi SAR yang dilakukan tim SAR gabungan, sejak hari ini dari pagi hingga sore tadi, membagi area pencarian menjadi dua. 

Pada SRU pertama, tim akan melakukan pencarian menggunakan perahu karet di permukaan air dengan radius 2 NM (Nautica Miles) dari lokasi kejadian. Sedang pada SRU kedua, tim akan melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bibir pantai dengan radius 2 KM dari lokasi kejadian.

Baca juga: Cerita Horor! Gadis Ini Kisahkan Pengalamannya Diganggu Hantu Korban Bully Tahfidz Quran

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman mengatakan, pencarian hingga petang tadi, korban masih belum ditemukan. 

"Rencana akan kita lanjutkan besok pagi. Tetapi tetap kita pantau informasi yang ada di lapangan," kata Hendra, dalam pesan tertulis yang diterima Harian Massa, Senin (20/9/2021). 

Dilanjutkan dia, tim SAR gabungan sudah secara maksimal untuk melakukan pencarian terhadap korban. Namun kendala ombak dengan ketinggian hingga mencapai 2 meter dan angin yang cukup kencang, menyulitkan pencarian pada hari ini. 

Baca juga: Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Angin, Driver Ojol Ini Jadi Perhatian Netizen

Pada operasi SAR hari ini, puluhan personil SAR gabungan dilibatkan. Terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Kabupaten Sukabumi, Balawista, Relawan Sehati, SIBERU, Ruang Peduli, SAR Khatulistiwa, ACT Kab.Sukabumi, Mitra PolAir, Rumah Zakat, Rapi pelabuhan ratu, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X