• Jumat, 19 Agustus 2022

Gara-Gara Cucian Dua Nenek Baku Hantam, Hingga Berujung Laporan Polisi

- Jumat, 10 September 2021 | 13:16 WIB
Seorang Nenek Berinsial SH ditangkap lantaran Baku Hantam dengan tetangganya (Sumber Instagram : @andreli48)
Seorang Nenek Berinsial SH ditangkap lantaran Baku Hantam dengan tetangganya (Sumber Instagram : @andreli48)


HARIAN MASAA -Tak terima lahan belakang rumah dibuangin air bekas cucian, membuat nenek berinisial SH (54) harus berurusan dengan Polisi. la pun harus mendekam di Mapolsek Songgon

Baca Juga : Banten Targetkan masuk 10 besar di PON XX Papua

Banyuwangi, guna mengikuti pemeriksaan Unit Reskrim
Polsek setempat. Kapolsek Songgon Iptu Eko Darmawan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap Nenek berinisial SH (54)

warga Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (09/09/21). Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan dari Hosmatun tetangga tersangka yang menjadi korban penganiayaan

"Kami mendapatkan laporan dari korban Homsatun, telah dianiaya tersangka mengunakan batu hingga lebam dan berdarah di bagian muka pada Sabtu empat September dua
ribu dua puluh satu "kata Kapolsek Songgon.

Iptu Eko menambahkan, sedangkan untuk kronologi penganiayaan tersebut berawal dari adu mulut, lantaran tersangka tidak terima lahan belakang rumahnya dibuangin air bekas cucian. Sontak tersangka melempar batu bata dan batu ke wajah korban hingga bengkak memar di mata sebelah kiri serta kuka lecet dibagian hidung hingga berdarah.

Baca Juga : Aset Tersangka Tindak Pidana Perpajakan di Sita DJP Banten

"Dari situlah korban memutuskan peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi, dan kami melakukan penyelidikan serta
penangkapan, "jelas Iptu Eko Darmawan

Salanjutnya saat ini tersangka masih dilakukan penahanan di Maposek Songgon, guna kepentingan penyidikan. Rencana polisi akan menjerat tersangka Pasal 351 ayat 1 KUHP Tentang Panganiayaan dengan ancaman kurungan 2 Tahıın 8 penjara

Halaman:

Editor: Ilham Restu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X